Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Menyikapi masalah dugaan korupsi di tubuh BUMN asuransi PT Jiwasraya maupun PT Asabri yang simpang siur, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan agar DPR membentuk Panitia Kerja (Panja) dibanding Panitia Khusus (Pansus).
Dasco menilai, keberadaan Panja akan membuat DPR merespon secara cepat kasus tersebut ketimbang Pansus yang memakan waktu lebih lama.
“Ketimbang membentuk Pansus, saya memilih pembentukan panitia kerja (Panja),” kata Dasco memberikan keterangan kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Kamis (16/1).
Waketum Gerindra ini menjelaskan, panitia yang dibentuk oleh DPR disebut Panitia Khusus, yang merupakan alat kelengkapan DPR. Sedangkan panitia yang dibentuk oleh alat kelengkapan DPR disebut Panitia Kerja dan bukan bagian dari alat kelengkapan DPR.
“Pembentukan Pansus tidak akan bisa membuat DPR mengejar kerja pemerintah yang saat ini sudah melangkah jauh dalam proses penegakan hukum,” terangnya.
Lebih jauh ia menambahkan, komposisi keanggotaan Panitia Khusus ditetapkan oleh Rapat Paripurna berdasarkan perimbangan jumlah anggota tiap-tiap Fraksi. Sementara jumlah anggota Pansus ditetapkan oleh Rapat Paripurna sekurang-kurangnya 10 orang dan sebanyak-banyaknya 50 (lima puluh) orang.
MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…
MONITOR, Jakarta Barat – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan penertiban dan pengosongan 12…