Hadiri Raker DPD RI, Teten Masduki Paparkan Tiga Pilar Strategi Pengembangan UMKM

40

MONITOR, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil, Menengah dan Mikro, Teten Masduki mengungkapkan bahwa Kementerian KUKM telah mencanangkan tiga pilar strategi pengembangan untuk UMKM yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahun 2020.

Strategi nasional pengembangan UMKM tersebut meliputi 3 pilar, 6 strategi, 18 rencana aksi, dan 75 kegiatan. 

Hal itu disampaikan Teten Masduki dalam rapat kerja (Raker) dengan Komite IV DPD RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/1).

“Ketiga pilar tersebut ditopang oleh 6 (enam) program strategis yaitu: a) perluasan akses pasar; b) meningkatkan daya saing produk dan jasa; c) pengembangan kapasitas dan manajemen SDM usaha; d) akselerasi pembiayaan dan investasi; e) kemudahan dan kesempatan berusaha; dan f) koordinasi lintas sektor,” kata Teten memaparkan.

Rencana dan program strategis tersebut, lanjut Teten, akan diarahkan dan dimaksudkan agar koperasi dan UMKM di Indonesia dapat segera naik kelas, berdaya saing, dan dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian rakyat.

“Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, bahwa UMKM kita harus segera naik kelas. Terutama menghadapi era digitalisasi sekarang ini, dan bagaimana produk dan jasanya dapat berorientasi ekspor, inovatif dan mampu bersaing,” jelas Teten.

Lebih lanjut, Teten menjelaskan kementeriannya akan memprioritaskan program-program guna untuk melindungi sektor UMKM agar dapat tumbuh dan bersaing.

“Warung-warung tradisional yang berjumlah 3,5 juta itu masih kalah bersaing dengan ritel modern. Sayangnya, Pemerintah Daerah masih memberi ijin,” sebut dia.

“Tugas kami melindungi, agar jangan terus Pemda memberi ijin. Kami mengajak teman-teman senator untuk bekerjasama dalam mengarusutamakan UMKM dalam perekonomian nasional,” pungkasnya.