Muhammadiyah Sambut Baik Terpilihnya Nana Sudjana jadi Kapolda Metro Jaya

Sekjen MUI Anwar Abbas (net)

MONITOR, Jakarta – Terpilihnya Irjen Pol Nana Sudjana menjadi Kapolda Metro Jaya, mendapat dukungan banyak kalangan. Dukungan tersebut tak hanya datang dari politisi ataupun partai politik (parpol), namun dari ulama pun menyambut baik dengan terpilihnya Nana untuk menjadi Kapolda Metro Jaya.

Ketua PP Muhammadiyah yang juga Sekjen MUI Anwar Abbas menyabut baik terpilihnya Irjen Pol Nana Sudjana untuk memimpin kepolisian di Ibukota.

“Semoga beliau dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga di wilayah hukum Metro Jaya tercipta satu kehidupan yang aman tentram dan damai yang menjadi harapan dan dambaan bagi seluruh penduduk Jakarta dan sekitarnya,” harap Anwar Abbas saat dihubungi MONITOR, Kamis (26/12)

Tak hanya itu, Anwar pun berharap juga dibawah kepemimpinan Nana, kehidupan beragama di Jakarta akan bisa semarak sehingga bangsa ini ke depan diharapkan akan semangkin baik lagi.

“Intinya kita sama-sama bersdoa untuk kebaikan ketentraman bangsa ini,” ungkapnya.

Irjen Pol Nana Sudjana dimutasi menjadi Kapolda Metro Jaya yang baru berdasarkan telegram rahasia yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Jumat (20/12).

Nana menggantikan posisi Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang dimutasi menjadi Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri).

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana sempat menduduki beberapa jabatan. Lelaki kelahiran Cirebon, Jawa Barat pada 26 Maret 1969 merupakan perwira tinggi lulusan AKPOL pada tahun 1988.

Nana pernah menduduki jabatan di antaranya Direktur Politik Baintelkam Polri. Tiga jabatan terakhirnya sebelum menjabat Kapolda NTB adalah Dirintelkam Polda Jawa Timur pada tahun 2014, Wakapolda Jambi pada tahun 2015, dan Wakapolda Jawa Barat pada tahun 2016.

Nana menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Mei 2019. Ia kemudian dirotasi menjadi Kapolda Metro Jaya berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/3331/XII/KEP/2019, tanggal 20 Desember 2019.