Edhy Prabowo Buka Peluang Investasi Perikanan ke Negara Tetangga, Ini Alasannya

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo (dok: Twitter)

MONITOR, Jakarta – Keran investasi di bidang pengolahan perikanan dibuka. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan, salah satu negara tetangga yang berencana melakukan usaha investasi di sektor ini adalah Thailand.

Ya, Thailand berencana membuka industri perikanan pengolahan tuna di Surabaya. Edhy Prabowo pun menyambut baik rencana ini. Bahkan ia mengaku akan mendorong penuh peluang investasi dari negara tetangga, semata-mata untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan.

“Ini semata-mata dilakukan untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan. Bukan berarti kami menutup diri untuk menerima investasi di sektor pengolahan atau budidaya. Kami sangat terbuka jika Thailand ingin berinvestasi di Indonesia,” ujar Edhy kepada awak media, belum lama ini.

Politisi Gerindra ini menambahkan, investasi yang dibuka untuk negara tetangga hanyalah di sektor hilir (pengolahan dan budidaya), bukan di hulu. Ia pun menuturkan, sektor perikanan tangkap tetap tertutup oleh asing dan harus 100 persen dimiliki RI.

“Kami akan tetap mengambil sikap tegas terhadap illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing,” terangnya.