Anak Muda Diminta Berperan Melawan Kampanye Hitam Industri Sawit Nasional

MONITOR, Tangerang Selatan – Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia sampai saat ini, industri sawit Indonesia tetap menjadi andalan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, saat ini propaganda dan kampanye hitam mengenai industri sawit nasional terus digaungkan terutama oleh dunia internasional.

“Sawit sudah menjadi bagian politik pangan dan energi dunia saat ini dimana Indonesia mempunyai posisi strategis didalamnya. Namun, propaganda dan kampanye hitam terkait industri sawit Indonesia menjadi tantangan,” ujar Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusinees Stategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung saat menjadi narasumber kegiatan diskusi dan Bedah Buku “Mitos dan Fakta Industri Sawit Indonesia mengatakan” di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Kamis (19/12/2019).

Menurut Tungkot, sudah seharusnya semua elemen di Indonesia berperan melawan propaganda dan kampanye hitam yang banyak dijadikan alat menghambat industri sawit Indonesia.

“Ditengah kondisi sawit yang penuh dengan serangan dan tuduhan negatif, anak muda harus ambil bagian dalam meluruskan dan mengeroksi berbagai tuduhan negatif industri sawit,” ujarnya.

Ditempat yang sama, ketua umum Jaringan Indonesia Muda, Arsyad Prayogi berpandangan bahwa ada banyak peluang bisnis dalam industri sawit bagi anak muda, salah satunya melalui pengembangan star up kelapa sawit.

“Sawit Indonesia tampil sebagai produsen terbesar minyak nabati dunia. Hal ini merupakan anugrah dari Tuhan dan perlu disyukuri bersama oleh anak muda. Sawit adalah berkah yang harus disyukuri, bukan dimusuhi,” katanya.