Resmikan Gedung BNN DKI, Anies : Tak Ada Kompromi untuk Narkoba

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan gedung BNN DKI (dok: beritasatu)

MONITOR, Jakarta – Komitmen Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam membasmi peredaran narkoba di wilayah hukumnya tak perlu diragukan. Buktinya, orang nomor satu di Ibu Kota ini meresmikan gedung kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta yang baru setelah mengalami renovasi di Jalan Tanah Abang II Nomor 102, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/12).

Pembangunan gedung tiga lantai tersebut merupakan hasil perjanjian Pemprov DKI Jakarta dan PT Suryaraya Investama (SRI) atas pemenuhan kewajiban kompensasi pelampuan nilai koefisien lantai bangunan (KLB) sebesar Rp 8.895.367.460,-.

“Alhamdulillah, kita diberi kesehatan, sama-sama hadir dalam peresmian gedung BNN yang sudah direnovasi. Mudah-mudahan nanti bisa memfasilitasi kinerja BNN yang lebih baik di Jakarta. Perlu kami sampaikan bahwa kami di Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung semua instansi mitra yang bekerja bersama untuk membuat Jakarta menjadi kota yang maju kiranya dan bisa membuat warganya merasakan kebahagiaan,” ujar Anies.

Menurut Anies, bicara Narkoba merupakan persoalan yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya.

“Kalau kita bertemu dengan orang tua yang anaknya terpapar (narkoba), ketemu dengan keluarga yang ada anggota keluarganya terpapar (narkoba), itu suram, gelap. Karena itu, bagi semua yang bekerja di sini, mohon jangan pernah kompromi. Jangan pernah menganggap bahwa yang dikerjakan hanya semata-mata membatalkan kewajiban. Saya ulang, jangan semata-mata membatalkan kewajiban, ‘Yang penting, kewajiban saya sudah saya kerjakan’. Bukan! Ini harus diorientasikan pada membebaskan Jakarta (dari narkoba),” tegas Anies.

Anies pun menyatakan, Pemprov DKI Jakarta akan siap berkolaborasi mendukung BNN Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pemberantasan narkoba. Karena itu, Anies berharap semua unsur yang ada di BNN Provinsi DKI Jakarta harus bekerja dengan serius dan tanpa kompromi.

Anies juga mengingatkan agar amanat yang diemban oleh setiap unsur dalam BNN DKI Jakarta tidak diperjualbelikan dengan rupiah