PENDIDIKAN

Partisipasi Alumni PTKI Dinilai Penting Perkuat Moderasi Beragama

MOINITOR, Jakarta – Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Imam Syafei mengungkapkan partisipasi organisasi alumni sangat diperlukan guna ikut serta menjabarkan kebijakan Kemenag RI, salah satunya tentang Deradikalisasi atau Moderasi Beragama bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Hal itu ia ungkapkan dalam Seminar Nasional bertajuk Memperkuat Keadilan Sosial, Merawat Kebhinnekaan Bangsa digelar di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2019.

Seminar ini diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (IKASUKA) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi atas kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Seminar ini bersamaan dengan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) IKASUKA se-Indonesia.

Hal serupa disampaikan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. KH. Yudian W. Yasmin dalam sambutan pada Pembukaan Seminar Nasional dan Rapimnas IKASUKA yang dihadiri Dewan Pengurus Daerah Propinsi seluruh Indonesia dan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota IKASUKA.

“IKASUKA yang sudah berdiri di beberapa daerah di Indonesia, khususnya yang hadir dalam pertemuan ini dapat memberikan sumbangsih pada bangsa dan negara, terutama di lingkungan Kementerian Agama RI. Salah satunya warga IKASUKA agar tetap mendukung tegaknya NKRI. Para pengusung negara berdasar khilafah di Indonesia itu selain kurang memahami konteks khilafah dalam sejarah Islam, juga seringkali kurang pas dalam memahami keadilan dari aspek ekonomi.” Katanya.

Narasumber lain dalam Seminar Nasional ini, Dr. Ahmad Suaedy dari Ombdusmen RI dan Zastrow al-Ngatawi, dosen PPS UNUSIA Jakarta. Keduanya selain menyoroti terkait keadilan dalam aspek teoritik juga dalam praktik berbangsa dan bernegara. Keduanya juga bersepakat bahwa kehadiran IKASUKA dapat memberi warna lebih agamis pada kebinekaan bangsa. Hanya saja, menurut Suaedy, salah satu langkah untuk mengukur keadilan bagi rakyat itu harus dengan pelayanan publik yang terukur dan dapat dinikmati semuanya.

Menurut Mahrus eL-Mawa, Ketua IKASUKA Jakarta BDTB yang juga tuan rumah Rapimnas menyatakan bahwa jumlah peserta kurang lebih 110 orang, selain utusan daerah juga diikuti beberapa alumni IKASUKA di Jakarta yang menjadi pejabat publik di beberapa Kementerian/Lembaga serta anggota DPR RI. (ME)

Recent Posts

TCL Ajukan Gugatan terhadap Samsung terkait Klaim Teknologi Mini LED pada Televisi

MONITOR, Jakarta — TCL, perusahaan elektronik asal China, mengajukan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal…

5 jam yang lalu

UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik di BAZNAS Awards 2026

MONITOR, Jakarta - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik…

10 jam yang lalu

Menhaj: Pengelolaan Dana Haji Harus Aman dan Produktif

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan…

20 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Karhutla Bisa Diantisipasi, Jangan Tunggu Bencana Baru Bergerak

MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…

2 hari yang lalu

GPK Desak Polemik Pemakzulan Gibran Diakhiri, DPR Diminta Fokus pada RUU Perampasan Aset dan Pemilu

MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…

2 hari yang lalu

Ekonomi Biru Bisa Buka 45 Juta Lapangan Kerja, Hilirisasi Jadi Kunci

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…

2 hari yang lalu