BERITA

Ubah Kebijakan, Fahri Hamzah Ingatkan Pemerintah Jokowi Soal Ini

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah mempertanyakan sikap tegas Presiden Jokowi atas kebijakan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim Ikhwal ‘Merdeka Belajar’.

Sebab, sambung Fahri, diawal pengumuman kabinet Indonesia maju, presiden secara tegas mengatakan bahwa tidak ada visi menteri, yang ada hanya visi presiden.

“Bagaimana presiden yang sama mengambil dua keputusan yang berbeda? Katanya nggak ada visi menteri, yang ada hanya visi presiden. Nah presiden kan sama?” kata Fahri saat dihubungi wartawan, Jumat (13/12).

Dikatakan dia, metode dalam mengubah kebijakan negara itu tidak bisa seperti metode ‘sopir bajai’ yang bisa memutar arah seenaknya. Mengubah kebijakan itu, sambung Fahri, lebih mirip seperti metode pindah rel pada kereta api, dimana yang harus disiapkan adalah aturannya dulu.

“Rel adalah aturan. Perubahan aturan harus disampaikan kepada publik….gitu! Metode kereta api itu sebetulnya mengikuti logika ruang publik bahwa aturan lebih penting dari pejabat. Pejabatnya boleh berganti tapi aturannya tetap,” paparnya.

“Tapi di sektor pendidikan sering betul terjadi ‘ganti menteri ganti kebijakan’. Dan orang-orang, termasuk Pak JK (Jusuf Kalla), tak paham,”ujar mantan wakil ketua DPR RI itu.

Lantas, Fahri mengingatkan kembali bahwa sejak awal menteri pendidikan baru dilantik, dirinya hanya punya satu nasehat, yakni fokus pada aplikasi jangan ubah konsep. Sebab itu, dia membayangkan sebelumnya menteri pendidikan itu orang dari sektor pendidikan.

“Konsep sih sudah ok, tapi aplikasi dan implementasi butuh dukungan teknologi. Ini tantangannya,” kata Fahri.

 “Saya membayangkan waktu itu dengan anggaran pendidikan terbesar Rp 508 triliun, Mendikbud akan mengembangkan aplikasi dan implementasi pendidikan yang massif. Bahkan lebih dari itu, dengan dana yang cukup negara akan modernisasi pendidikan sampai kampung-kampung,” pungkasnya.

Recent Posts

Dukung Generasi Emas Sepak Bola, Dragon Warriors Football Academy Hadir di Sawangan Depok

MONITOR, Depok — Menyambut gairah pembinaan sepak bola usia dini yang didorong oleh PSSI, komunitas…

13 menit yang lalu

Kemnaker: Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi sebagai upaya meningkatkan…

6 jam yang lalu

Jasa Marga Gelar Roadster Rescue Competition 2026, Uji Kecepatan dan Ketepatan Petugas Tangani Kecelakaan Tol

MONITOR, Bogor – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Operator…

6 jam yang lalu

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri

MONITOR, Cikarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia…

1 hari yang lalu

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

MONITOR, Bandung – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mentransformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di…

1 hari yang lalu