Menaker RI Ida Fauziyah rapat kerja dengan DPR (dok: ist)
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah giat mengidentifikasi sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik swasta, dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hal ini dilakukan guna mendukung pelatihan vokasi bagi penerima Kartu Pra Kerja.
“Termasuk BLK yang dimiliki oleh Kementerian dan Lembaga (K/L), karena banyak sekali kementerian dan lembaga yang memiliki balai-balai latihan, juga training-training center yang ada di perusahaan-perusahaan,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah kepada wartawan, Selasa (10/12) sore.
Ia menjelaskan, hal itu dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar Kemenaker mengidentifikasi LPK yang ada disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang akan menjadi materi utama dalam pendidikan pelatihan atau vokasi untuk calon pencari kerja. Mengenai jumlah LPK yang terdaftar, menurut Menaker, sejauh ini sudah tercatat 2.000 LPK di seluruh tanah air.
“Pesan Presiden LPK, BLK, training center, harus memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan pelatihan vokasi. Jadi benar-benar kita siapkan,” terangnya.
Mengenai ke-2.000 LPK yang sudah terdafta itu, Menaker Ida Fauziah mengemukakan, mereka ada dalam sistem Sisnaker. Tapi selebihnya, tegas Menaker, pihaknya akan melihat kompetensi mereka, tidak hanya mereka terdaftar atau teregistrasi tetapi juga mereka harus terakreditasi.
MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…
MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…
MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…
MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…