Industri Keuangan Banyak Sakit, Pembentukan Panja Untuk Perbaikan OJK

23
Foto Gedung DPR/MPR (foto : hans monitor.co.id)

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan bahwa dirinya akan meminta pertanggung jawaban otoritas jasa keuangan (OJK) atas permasalahan keuangan, terutama terkait asuransi yang banyak mengalami gagal bayar.

Ia berpandangan, melalui Panitia Kerja (Panja), nantinya dewan akan menagih langkah-langkah perbaikan apasaja yang akan dilakukan lembaga pengawas industri keuangan tersebut.

“Ini masalah yang sangat serius. Ada beberapa asuransi. Ada Bumiputera, Jiwasraya dan lainnya. Intinya kita menuntut perbaikan dari OJK sebagai otoritas pengawas punya tanggungjawab penuh pada pengawasan industri keuangan,” kata Anis, di Jakarta, Selasa (10/12).

Dalam kesempatannya itu, politikus PKS ini juga akan menagih skenario mengenai jalan keluar dari masalah yang ada. Bahkan, imbuh dia, DPR juga ingin mengevaluasi lembaga OJK untuk menemukan berbagai hambatan hingga lembaga itu tidak mampu melakukan deteksi dini terhadap kasus yang ada.

“Kita akan menagih terkait dengan pelaksanaan fungsinya. Bagaimana dia melakukan pengawasan. Paling tidak kita menagih bagaimana langkah perbaikan dari situasi yang terpuruk ini,” papar dia.

Oleh karena itu, Anis berharap kepada OJK selaku mitra Komisi XI bisa koperatif dan bersinergi untuk berbenah diri agar permasalahan yang sama tidak terulang dikemudian hari.

“OJK itu fungsinya pengawasan dan memantau risiko lembaga keuangan agar ada deteksi dini, sehingga diharapkan tidak terjadi kasus yang mengkhawatikan seperti ini,” pungkasnya.