Waketum Partai Gerindra Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Politisi Gerindra Fadli Zon menilai, pernyataan pengamat politik Rocky Gerung beberapa waktu lalu terkait pancasila tidak pantas dilaporkan ke pihak berwajib. Pasalnya, menurut dia pernyataan Rocky ada sedikit kekeliruan, namun tidak fatal.
“Pernyataan Rocky mengenai Pancasila juga tak pantas diadukan. Ia memang keliru ketika menyatakan yang tidak bisa diubah hanya bentuk negara, sementara Pancasila bisa diubah melalui amandemen,” jelas Fadli Zon, belum lama ini dalam keterangan tertulisnya.
Ia menjelaskan, ada dua hal yang tidak bisa diubah melalui amandemen konstitusi, yaitu Pembukaan (Preambule) dan bentuk negara. Sila-sila Pancasila itu adanya di Pembukaan, sehingga kedudukannya tidak bisa diamandemen.
Kendati demikian, Waketum Gerindra ini menilai pernyataan Rocky tidak bisa disamakan dengan menghina pancasila. Fadli Zon justru menilai, orang-orang yang sensitif melaporkan Rocky Gerung justru pikirannya sempit.
“Apa karena kekeliruan itu, Rocky telah menghina Pancasila? Saya kira hanya mereka yang pikirannya sempit, atau baru ‘puber Pancasila’ saja yang mengira demikian,” kata Fadli Zon.
“Mereka ini biasanya merasa dirinya paling Pancasilais dibandingkan warga negara yang lain. Bagi saya, orang-orang yang baru “puber Pancasila” ini jauh lebih pantas dikhawatirkan ketimbang Rocky Gerung. Pancasila adlh alat pemersatu, bukan alat pemecah-belah,” tandasnya.
MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…
MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…
MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…
MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…