Komisi VI DPR Dukung Langkah Erick Thohir Soal Garuda Indonesia

Ilustrasi Gedung DPR/MPR RI

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza mendukung lngkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi Garuda Indonesia.

Terutama, bagi mereka yang terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo.

“Saya kira apa yang telah dilakukan Menteri BUMN itu sudah sangat tegas dengan mencopot Dirut Garuda. Ini pelajaran bagi semua BUMN yang lainnya,” kata Faisol kepada awak media, di Jakarta, Sabtu (7/12) malam.

Dengan terkuaknya kasus ini, Faisol berharap bisa menjadi momentum bagi Menteri BUMN untuk menata ulang kembali kepengurusan Garuda Indonesia sebagai perusahaan plat merah tersebut.

“Ini juga merupakan momentum untuk Menteri BUMN agar menata dengan lebih baik Garuda. Kita tahu Garuda memiliki persoalan sebelumnya,”ujar politikus PKB itu.

Pasalnya, sambung dia, permasalahan pengelolaan Garuda Indonesia sudah sejak lama mendapat sorotan, terlebih mengenai persoalan laporan keuangan. Karena itu, ia berharap Erick dapat segera menunjuk figur yang mumpuni untuk membenahi permasalahan Garuda Indonesia tersebut.

“Di Garuda itu banyak ‘hantunya’, ini pasti menunggu kesempatan di mana bisa mengambil keuntungan lebih besar. Kedua, momentum ini bisa digunakan Menteri BUMN untuk meningkatkan kinerja Garuda,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir secara resmi memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi yang terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo.

Hal ini diputuskan setelah Erick menggelar pertemuan dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Sabtu pagi (7/12).