Rapat Komisi C DPRD DKI Berlangsung Tertutup, Diduga Ada Cek-cok

18
Gedung DPRD DKI Jakarta (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Tak seperti biasanya, rapat pembahasan racangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 di Komisi C digelar tertutup. Padahal biasanya rapat-rapat pembahasan anggaran selalu dilakukan secara terbuka.

Dari informasi yang diperoleh, rapat anggaran Komisi C ini ditutup lantaran diduga ada cek-cok atau perdebatan sesama anggota dewan, yakni politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Anthony Winza Probowo dengan politikus PDI-P Cinta Mega dalam rapat sebelumnya, Kamis malam (5/12).

Perdebatan atau cek-cok dua politisi Kebon Sirih ini, bermula saat Komisi C membahas anggaran penyertaan modal daerah (PMD) untuk badan usaha PD PAM Jaya.

Cinta Mega menuding Anthony menyebarkan materi yang dibahas di dalam rapat kepada wartawan. Cinta tidak menjelaskan materi rapat yang dimaksud.

“Pak Anthony, kalau pembahasan rapat itu jangan disebar ke media,” ujar Cinta.

Anthony pun menanggapi pernyataan Cinta. “Ini tuduhan apa lagi,” kata dia.

Anthony dan Cinta saling menunjuk. Mereka juga membantah pernyataan satu sama lain. Anggota Komisi C lainnya berupaya menenangkan mereka. Rapat akhirnya diskors dan akan dilanjutkan pada hari ini.

Anggota Komisi C, S Andyka, membenarkan adanya perbedaan pandangan antara Cinta Mega dan Anthony. Andhyka menuturkan, materi di dalam rapat yang dipermasalahkan Cinta adalah anggaran pengadaan satu unit komputer dan perangkatnya sebesar Rp 128,9 miliar dalam pos anggaran Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.

Anthony diketahui mengomentari anggaran pengadaan komputer dan perangkatnya itu dalam rapat yang sama pada Kamis siang.