MEGAPOLITAN

Puluhan Massa Geruduk DPRD DKI Tagih Transparansi Anggaran 2020

MONITOR, Jakarta – Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Transparansi menggeruduk depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12). Mereka menyuarakan dukungan untuk William Aditya, anggota DPRD DKI Fraksi PSI yang telah berani membuka anggaran janggal di KUA-PPAS tahun 2020.

“Dukungan kepada William itu hanya simbol bahwa keterbukaan, transparansi adalah kewajiban anggota DPRD,” kata Koordinator Aksi, Azas Tigor Nainggolan saat ditemui di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin

Menurut Tigor, banyak anggota DPRD DKI lainnya membungkam sikap kritis yang dilakukan William.Ada pula pihak yang melaporkan kader PSI itu ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI karena dianggap melanggar etik. William pun dinyatakan bersalah oleh BK DPRD dan terancam sanksi.

“Upaya membungkam William yang dilakukan oleh anggota DPRD lain adalah upaya membungkam sikap kritis, jadi William itu simbol keterbukaan transparansi kalau mau membungkam William berarti mau membungkam suara rakyat berhadapan dengan rakyat,” pungkasnya.

Sementara soal aksi dukungan terhadap William, disebutnya hanyalah sebagai simbol semata untuk mendorong keterbukaan dan transparansi penyusunan segala tahapan APBD 2020.

Menurut Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) ini semestinya seluruh anggota DPRD DKI lainnya mengikuti langkah yang dilakukan William.

“Kami juga mengingatkan kepada anggota DPRD yang lain supaya mengikuti langkah-langkah keterbukaan informasi dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah Jakarta,” jelasnya.

Lanjut Tigor menuturkan jika mereka yang duduk di kursi legislatif merasa panik, justru hal itu memperlihatkan adanya upaya janggal maupun praktik korupsi di dalam proses tersebut.

“Kalau mereka panik berarti itu artinya mereka terganggu, kalau mereka panik berarti William benar, kalau mereka panik berarti transparansi didukung oleh rakyat,” pungkasnya.

Recent Posts

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

6 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

3 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

3 hari yang lalu