60 Finalis dari 25 Provinsi Ikut Lomba Karya Inovasi Pembelajaran

Advertorial

17
Kasubdit Kesharlindung, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Antoni Sitanggang

MONITOR, Jakarta – Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal GTK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar  Lomba Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

Kegiatan lomba ini dilaksanakan mulai tanggal 27 November s.d. 1 Desember 2019 bertempat di Aston Marina Ancol, Jakarta Utara.

Dalam laporannya Kasubdit Kesharlindung, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Antoni Sitanggang menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini diikuti oleh 60 finalis yang berasal dari 25 provinsi.

Untuk seleksi finalis pada ajang tersebut dilakukan secara online dimulai pada tanggal 20 Oktober s.d. 10 November 2019. Para finalis tersebut melalui hasil seleksi. 

Seleksi pertama yakni 120 peserta workshop pendamping inovasi pembelajaran bagi guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang  melakukan penelitian mulai tanggal 5 Agustus s.d. 31oktober 2019.

“Seleksi kedua dari peserta yang mengirim laporan hasil penelitian sebanyak 100 guru, ” jelasnya saat menyampaikan loporan kegiatan pada acara pembukaan lomba di Aston Marina Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/11) malam.

Lebih lanjut dia merinci 25 provinsi yang mengikuti lomba ini yaitu Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Kep Riau, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Banten, Bali, NTB, Kalbar, Kalsel, Kaltim, Sulsel, Sultra, Gorontalo dan Papua.

Pada lomba ini para finalis akan dinilai dari tiga bagian, yakni  tes tertulis, presentasi dan wawancara.

“Untuk tim penilai pada lomba ini adalah pejabat dari lingkungan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, serta dari 3 kampus yaitu Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Pendidikan Indonesia, ” jelasnya.