Jaga Netralitas Munas, Golkar Tunjuk Lima Kader Sebagai Jubir

MONITOR, Jakarta – Jelang pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar, pada 3-5 Desember nanti terus mendapat perhatian publik.

Termasuk, mengenai keberadaan juru bicara (Jubir) Munas yang diisi oleh lima kader partai beringin yang dibentuk oleh panitia penyelenggara tersebut.

Salah satu Jubir Munas Golkar Sebastian Salang mengungkapkan bahwa keberadaan Jubir sangatlah penting, agar sikap dan keputusan resmi partai dapat disampaikan dengan baik. Dan tugas terpenting Jubir adalah menjaga netralitas selama Munas berlangsung nanti.

“Jadi tidak simpang siur. Dan kami mendapat tugas dari ketua panitia Munas, khususnya dari ketua panitia agar Jubir bisa menjalankan tugas secara efektif,” kata Sebastian dalam diskusi Serap Aspirasi Partai Golkar ‘Munas X Partai Golkar Merajut Persatuan & Kebersamaan Kader’, di Cafe Paradigma, Kantor DPD I Partai Golkar DKI, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

Sementara itu, terkait dengan kian panasnya suhu politik di internal partai berlambang beringin jelang Munas, merupakan dinamika yang biasa. Yang terpenting, sambung dia, setelah kontestasi kembali bersama lagi.

“Yang penting kan habis kontestasi bisa ketemu lagi, rangkulan lagi, cipika cipiki. Itulah kematangan (politik) di Golkar,” paparnya.

Dalam kesempatannya itu, Sebastian juga memastikan, setiap bakal calon ketua umum yang maju di Munas nanti akan bersaing secara sehat. 

“Dan pada titik tertentu pasti duduk bersama, bicara apa yang terbaik bagi Golkar kedepannya,” pungkas dia.

Untuk diketahui, lima kader partai yang ditunjuk sebagai Jubir Munas yakni, Sebastian Salang, Christina Aryani, Ricky Rachmadi , Putri Komarudin, dan Dyah Roro Esti.