Digertak Politisi Indonesia, Menpora Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Menpora Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman (dok: net)

MONITOR, Malaysia – Usai memberikan pernyataan bahwa video aksi pemukulan suporter Indonesia oleh suporter Malaysia adalah hoaks, Menpora Malaysia Syed Saddiq dihujani kritikan tajam dari berbagai elit politik Indonesia.

Salah satunya adalah anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade. Ia menilai Menpora Malaysia tak elok apabila meminta korban pemukulan untuk lapor kepada aparat kepolisian.

“Anda jangan minta korban lapor Polisi. Anda harusnya proaktif. Pemukulan dan penganiayaan terjadi. Bahkan rekaman suporter Malaysia nyatakan Indonesia Anjing pun bisa disaksikan di Medsos,” tutur Andre Rosiade dalam keterangannya, Sabtu (23/11).

Widget Situasi Terkini COVID-19



Andre menambahkan, kasus tersebut sebetulnya bisa diselesaikan dengan damai melalui pernyataan maaf dari Menpora Malaysia. Sayangnya, kata Andre, menteri berusia 26 tahun itu justru menyulut api emosi.

“Urusan kasus suporter sebenarnya masalah yang tidak terlalu sulit diselesaikan. Cukup diusut tuntas dan saudara Syed Saddiq minta maaf sebagai Menpora. Tapi Syed Saddiq malah menuduh pemukulan ini Hoa,” tandas Wasekjen Gerindra ini.

“Jangan bertele-tele dan cari alasan lagi. Jangan banyak pencitraan. Kalo mau pencitraan jadi bintang sinetron saja,” tambahnya.

Tak berselang lama, Menpora Malaysia Syed Saddiq pun mengutarakan permohonan maafnya kepada masyarakat Indonesia atas viralnya video pemukulan itu. Melalui unggahan video di jejaring media sosial, Syed Saddiq berjanji akan memberikan keadilan bagi korban dan menyeret pelaku ke pengadilan.

“Saya memohon maaf. Setakat ini, kami masih perlukan semua pihak untuk bantu siasatan yang sedang dijalankan. Saya akan pastikan keadilan milik semua, tidak kira dari Malaysia atau Indonesia,” kata Syed Saddiq meminta maaf, Sabtu (23/11).

“Saya akan pastikan pesalah diheret ke muka pengadilan,” tambahnya.