Politisi Demokrat ini Minta Anies Evaluasi Kinerja Direksi Bank DKI

115
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso (dok: Asep/Monitor)

MONITOR, Jakarta – Kinerja Direksi Bank DKI Jakarta saat ini menjadi sorotan. Menyusul dibobolnya Bank Milik Pemprov DKI tersebut oleh oknum Satpol PP Jakarta Barat yang jumlahnya mencapai puluhan miliar.

Adalah Ketua DPD Partai Demokrat Santoso, yang meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Direksi Bank DKI atas kejadian itu.

“Sebagai mantan Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019, saya kaget dengar berita Bank DKI dibobol sampai mencapai puluhan miliar,” ujar Santoso dalam laman twitternya.

Santoso yang kini duduk sebagai anggota DPR RI ini, menyebut, kejadian pembobolan Bank DKI melalui ATM bersama itu, merupakan suatu bukti amburadulnya manajemen Bank DKI.

“Seperti yang saya sebutkan tadi, sebagai Bank milik Pemda DKI, Pak Anies harus segera melakukan evaluasi para direksi Bank DKI,” tegas Santoso.

Tak hanya itu, menurut Santoso, pengusutan para pelaku bukan hanya dilakukan oleh pihak Polri dalam sisi pidana, tapi Bank DKI harus mengaudit secara internal manajemen yang berjalan saat ini.

“Pertanyaaan saya, kenapa bisa pembobolan itu sampai lama baru terdeteksi,” tanya Santoso.

Atas kejadian ini, menurut Santoso, perombakan besar-besaran Bank DKI baik dalam sisi SDM, manajemen dan perangkat keras maupun perangkat lunak harus cepat dilakukan.

“Manajemen IT harus cepat dilakukan karena untuk mencegah ketidakpercayaan masyarakat terhadap Bank DKI. Sangat berbahaya kalau masyarakat sudah tidak percaya dengan Bank DKI,” tegasnya.

Santoso pun memberi catatan kalau Bank DKI sering punya masalah dibanding dengan bank-bank lain.

“Masalah yang terjadi di Bank DKI ini kejadiannya berulang-ulang. Dan sepertinya tidak ada upaya untuk mencegah terjadinya masalah tersebut,” pungkasnya.