Penggusuran Kawasan Sunter Dikritik, Gerindra Pasang Badan untuk Anies

197
M Taufik , Wakil ketua DPRD DKI

MONITOR, Jakarta – Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, M Taufik, pasang badan saat Gubernur Jakarta Anies Baswedan dikritik banyak kalangan dalam melakukan kebijakan penataan kawasan di Sunter Jaya, Jakarta Utara.

Bahkan Wakil Ketua DPRD DKI ini membantah pernyataan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, yang menyebut Anies ingkar janji karena telah melakukan penggusuran.

Taufik menyebut, Anies tak pernah mengucapkan janji untuk tidak menggusur dalam melakukan penataan Ibu Kota untuk mengantisipasi banjir.

“Enggak. nggak ada janji nggak ada penggusuran,” kata Taufik kepada wartawan, Selasa (19/11).

Dia mengatakan penggusuran harus tetap dilakukan bila tanah yang ditempati warga adalah lahan ilegal.

“Setahu saya nggak ada (janji) makanya tergantung lokasinya apa. tanah siapa itu?,” ujarnya.

Menurut Taufik, bila ada warga yang keberatan soal penggusuran, merupakan suatu hal yang wajar.

“Biasa aja kalau protes masyarakat mah biasa. Biasa aja,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut, Anies telah ingkar janji yang saat masa kampanye Pilkada lalu menyatakan tak akan pernah melakukan penggusuran.

Gembong menuturkan, saat debat Pilgub DKI Anies pernah menolak konsep penggusuran untuk mengantisipasi banjir yang digagas oleh mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Ahok pernah katakan dalam debat kampanye, dulu, untuk tata Jakarta tidak mungkin tanpa penggusuran. Tapi kan tidak konsisten akhirnya, apa yang diucapkan tidak konsisten. Faktanya hari ini pak Anies melakukan penggusuran,” pungkas Gembong.