Komisi VIII Minta Kemenag Hadapi Masih Adanya Anggapan Pancasila Bertentangan Syariat

52
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (net)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei masih ada sekitar empat persen penduduk Indonesia yang menilai Pancasila bertentangan dengan syariat Islam.

Karena itu, Ace meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Penerangan Agama Islam harus menghadapi dan mengidentifikasi kelompok-kelompok yang menganggap Pancasila bertentangan dengan Islam.

“Kita dihadapkan pada kondisi bangsa yang menghadapi tantangan serius. Ada survei, masih ada 4 persen penduduk Indonesia mengatakan Pancasila bertentangan dengan syariat Islam. Ada yang salah, ini masih ada yang salah memahami,” kata Ace dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (18/11).

Ace juga menegaskan bahwa Pancasila selaras dengan ajaran Islam. “Yang harus kita lakukan bahwa nilai keislaman luhur agama kita, kompatibel dengan Pancasila. Dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Memang tidak mudah mensosialisasikan dan menghidupkan nilai kebangsaan,” sebut politikus Golkar itu.

Dalam rapat evaluasi penerangan agama Islam tingkat nasional, di Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, di Jakarta, Minggu (17/11), Ace juga meminta agar kementerian yang kini dipimpin Menteri Agama Fahrul Razi untuk mampu beradaptasi dalam menjalankan fungsi-fungsi keagamaan.

“Kemenag harus mampu beradaptasi dengan hal-hal baru dalam menjalankan fungsi keagamaannya. Kemenag harus menggunakan instrumen digital, masuk menjalankan fungsi keagamaan itu,” pungkasnya.