POLITIK

Dituntut Minta Maaf, PPP: Sukmawati Melukai Perasaan Umat Islam

MONITOR, Jakarta – Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang seolah membandingkan peran ayahnya, Soekarno, dengan Nabi Muhammad terus disorot banyak kalangan. Ia dinilai melukai perasaan umat Islam.

Wasekjen PPP Achmad Baidowi, misalnya. Ia mengatakan pernyataan Sukmawati sangat tidak patut. “Pernyataan Ibu Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno sangat melukai perasaan umat Islam. Tidak sepatutnya Ibu Sukmawati menyampaikan hal tersebut, selain tempat dan waktunya tidak pas,” ujar Ahmad Baidowi kepada wartawan.

Atas ulahnya tersebut, Baidowi meminta Sukmawati untuk meminta maaf kepada umat Islam. Tak hanya itu, ia juga meminta aparat kepolisian segera menangani kasus tersebut.

Sementara itu, Rois Syuriah PBNU M Mustofa Aqil Siradj menilai pernyataan Sukmawati itu terlontar kemungkinan karena tidak sadar pada saat berbicara.

“Mesti tanya, ketika itu nggak sadar tidak gitu aja. Barangkali ngomobngnya nggak sadar barangkali, barangkali ngomongnya lagi tidur barangkali, mungkin,” ujar Mustofa.

Diketahui, Sukmawati awalnya hanya mempertanyakan peran Nabi Muhammad SAW dalam merebut kemerdekaan Indonesia dibandingkan Soekarno. Ia mengaku tak memiliki niat untuk membandingkan peran antara ayahnya, Soekarno, dengan Nabi Muhammad dalam konteks sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Sekarang saya mau tanya, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad atau Insinyur Soekarno? Untuk kemerdekaan Indonesia?” tanya Sukmawati dalam diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’ pada Senin (11/11/2019) lalu.

Recent Posts

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

55 menit yang lalu

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

4 jam yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

17 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

17 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

1 hari yang lalu