Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief (net)
MONITOR, Jakarta – Putri Presiden Soekarno, Sukmawati, membantah keras telah melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Kepada awak media, pemilik nama lengkap Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri ini menegaskan dirinya tak berniat untuk menista Nabi.
Pernyataannya itu terlontar di ruang publik usai dipolisikan oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi). Sebagaimana diketahui, laporan tersebut sudah terdaftar dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019.
Menanggapi kisruh pernyataan putri Soekarno itu, Politisi Demokrat Andi Arief menilai Sukmawati tentu memiliki tendensi lain soal polemik membandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno.
Dalam kasus kidung dan azan yang sempat menjadi perbincangan panas, bagi Andi Arief, ada konteks lain yang ingin disampaikan perempuan 68 tahun itu. Namun beda halnya dengan kasus Soekarno dan Nabi Muhammad. Andi Arief mengatakan, Sukmawati tampak jelas anti terhadap Islam.
“Dalam hal kidung dan azan saya berpendapat ada konteks tertentu. Tetapi dalam soal Soekarno dan Nabi Muhammad, saya melihat tendensi Sukmawati anti Islam itu ada,” ujar Andi Arief, Senin (18/11).
Kendati demikian, ia meminta agar publik tidak merespon secara berlebihan atau penuh emosi pernyataan kontroversial dari Sukmawati.
“Tapi saya berharap merespon anti Islam yang vulgar seperti ini tidak harus emosional,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30%…
MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya menjaga…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama para stakeholder menggelar Apel Terpadu Jasa…
MONITOR, Jakarta - Indonesia menegaskan kembali peran pentingnya dalam diplomasi perdagangan multilateral saat memimpin Pertemuan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat dalam perjalanan mudik…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan kapasitas literasi digital pelaku industri dalam negeri,…