Mahasiswi UIN Jakarta Tewas Terlindas Truk jadi Tersangka, Ketua DEMA Kecam Polisi

192
Mahasiswa UIN Jakarta menggelar aksi demo revisi UU KPK (dok: ist)

MONITOR, Tangsel – Niswatul Umma, seorang mahasiswi jurusan Hukum Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah yang meninggal akibat kecelakaan truk pada pertengahan oktober lalu, ditetapkan menjadi tersangka.

Penetapan status tersangka oleh Pilres Kota Tangerang Selatan terhadap almarhumah pun mendapat kecaman dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Sultan Rivandi.

“Saya cukup aneh ketika mengetahui hasil pemeriksaan yang menetapkan adik saya di UIN Jakarta yang meninggal dunia menjadi tersangka. Apalagi kalau sampai disebutkan karena lelalaian. Bagaimana mungkin bisa disebut lalai padahal jelas jelas operasional truk besar melanggar Undang-Undang,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menghimbau Polres Kota Tangsel, untuk menegakkan keadilan dalam penanganan kasus kecelakaan tragis di jalan Graha Raya Bintaro itu, yang menewaskan Niswatul Umma.

“Saya menghimbau kepada Polres Tangsel untuk menegakkan keadilan dalam kasus kecelakaan ini. Jangan sampai membuat semua mahasiswa UIN Jakarta marah karena ada proses yang tidak adil dalam pemeriksaan kasus kecelakaan ini,” ujarnya.

“Kami akan mengawasi pemeriksaan ini, lalu memastikan keadilan ditegakkan. Kalau tidak ada keadilan, mungkin itu (aksi demonstrasi) diperlukan,” tambah Sultan, ketika ditanya apakah akan melakukan aksi.

Seperti diketahui, Polres Tangsel telah menghentikan penanganan kasus kecelekaan antara truk dengan pemotor ini. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan fakta dilapangan, dimana Polres Kota Tangsel menganggap kecelakaan terjadi akibat kelalaian korban.

“Sudah kita tanganin, fakta di lapangan lemahnya, yang lalainya motor, padahal pihak motor itu lah yang korban menjadi meninggal, kita hanya bisa mediasi dari pihak truk untuk membantu pihak korban dengan musyawarah,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Tangsel Iptu. Dhady Arsya, diruangannya, Markas Polres Tangsel, Jalan Promoter BSD City, Rabu (13/11/2019).