Turunkan Tim ke Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban Ledakan

17
Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Maneger Nasution, turut prihatin atas insiden ledakan yang diduga berasal dari bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pagi ini, Rabu (13/11).

“Kami merasa prihatin dan mengutuk aksi-aksi kekerasan, terutama yang menggunakan bahan peledak dengan tujuan melukai diri dan orang lain,” ujar Maneger dalam keterangannya kepada MONITOR.

Ia menilai, selain aparat yang dijadikan sasaran, tidak menutup kemungkinan warga sipil lainnya yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian juga menjadi korban.

Dalam insiden ini, lanjut Maneger, LPSK akan segera menurunkan tim ke lokasi untuk mendapatkan informasi mengenai kejadian dan korban jiwa yang terdampak akibat kejadian peledakan tersebut. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Polda Sumut, Polresta Medan, dan Densus 88.

Selain itu, mantan Komisioner Komnas HAM ini mengatakan, LPSK akan fokus memberikan bantuan medis kepada korban terdampak ledakan dan menyisirnya.

“LPSK akan menyisir korban yang terdampak dari ledakan tersebut karena mandat UU No 5 Nomor Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, LPSK diwajibkan memberikan bantuan medis sesaat setelah kejadian,” terangnya.