Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (dok: Asep/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikritik lantaran dianggap lebih mengutamakan pembangunan trotoar dibandingkan penanganan banjir di Ibu Kota. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah melihat, anggaran pembangunan trotoar lebih besar ketimbang anggaran penanganan banjir.
Sebagaimana diketahui dalam rapat komisi, anggaran pembangunan trotoar mencapai Rp1.2 triliun, sementara alokasi penanganan banjir sebesar Rp 1 triliun.
“Kok justru program prioritas dia trotoar? Sebentar lagi banjir nih kenapa tidak konsentrasi agar waduk segera diperbaiki,” kata Ida di ruang Rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).
Menurutnya, Pemprov DKI seharusnya memprioritaskan perbaikan waduk dan aliran sungai yang ada di Ibu Kota agar dapat menampung air saat hujan sehingga meminimalisir potensi banjir.
“Harusnya kan gitu. Ini kan prioritas program nasional. Macet, banjir, ini kan harus segera diselesaikan. Tapi kalau saya melihat konsentrasinya justru di anggaran ini yang lumayan besar, di trotoar, sama di penataan RW,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…
MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…
MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…
MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…