Pujian Jokowi ke Airlangga Bukan Sinyal Dukungan

18
Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Nusron Wahid (dok: inews)

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendulang pujian dari Presiden Joko Widodo. Saat menghadiri Puncak HUT ke-55 Golkar pada Rabu, 16 November 2019 lalu, Jokowi menyebut Airlangga sebagai ketum yang top.

Alih-alih menduga sebagai sinyal dukungan Jokowi di Munas, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Nusron Wahid justru menilai hal tersebut wajar.

“Masak Pak Jokowi mengatakan menterinya jelek, kan tidak mungkin. Jadi, pujian itu wajar dan hal yang biasa. Malah sesuatu keharusan,” ujar Nusron, dalam keterangannya, Jumat (8/11).

Nusron menegaskan, pujian yang dilontarkan Jokowi kepada Airlangga bukan berarti merestui dan ikut-ikutan dalam Munas atau agenda internal partai.

“Pak Jokowi pasti mengharapkan agar pelaksanaan Munas berjalan dengan demokratis, ‘fair play’ dan tidak gaduh, serta menghargai berbagai pendapat yang ada,” terangnya.

Aktivis Nahdlatul Ulama ini meyakini, Jokowi adalah sosok pemimpin yang sangat demokratis dan menghargai proses demokrasi. Terkait Calon Ketua Umum Golkar, ia yakin Jokowi pasti menghargai hak dan pilihan DPD I dan DPD II Golkar.