PENDIDIKAN

PTKIN Menuju Kampus Kelas Dunia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam mendorong PTKIN menuju kelas dunia.

Direktur PTKI, Prof M. Arskal Salim mengatakan bahwa selama ini Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri kita telah mencoba untuk menginisiasi program-program international dalam rangka menuju “World Class University”

“Namun setelah kita melakukan refleksi diri terkait program ini belum seluruhnya berjalan secara maksimal. Pada saat yang sama internationalisasi ini menjadi tantangan berat dikarenakan pada borang akreditasi dengan 9 standar mewajibkan kerjasama internasional menjadi pokok penilaian,” kata Arskal dalam acara rapat koordinasi International Office yang ada pada PTKIN di Jakarta, Kamis, (30/10).

Oleh sebab itu, Arskal meminta seluruh pimpinan PTKI harus berjuang keras untuk membangun kerjasama international dan menciptakan suasana akademik yang nyaman dan kondusif bagi mahasiswa Asing.

Dalam hal kerjasama International, Arskal meminta agar penyusunan draf Keputusan Dirjen ini mengakomodir dan melihat kebutuhan PTKI kita pada 10-20 tahun mendatang, jangan sampai kita tertinggal dengan perubahan-perubahan yang akan terjadi.

“Antisipasi perubahan kebijakan terkait dengan ekspansi kampus-kampus luar negeri yang akan membuka cabang di Indonesia”, pintanya.

Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa salah satu target dan out put dari kegiatan ini adalah tersusunya draf keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang Pedoman pengelolaan Mahasiswa Asing pada PTKIN.

“Selama ini pengelolaan mahasiswa asing pada PTKIN telah berjalan dengan baik namun kita perlu memperkuat dengan menyusun pedoman pengelolaan ini agar pelayanan terhadap mahasiswa asing semakin baik karena mereka akan menjadi duta kita di negara masing-masing”, jelas Adib Abdushomad yang merupakan lulusan beasiswa dari Australia.

“Kami berharap para pimpinan PTKI yang memiliki mahasiswa asing selalu berkoordinasi agar permasalahan yang ada bisa teratasi dengan baik”, pinta Zulfahri selaku kasi Kerjasama.

Zulfahri juga menambahkan bahwa dari Keputusan Dirjen ini nanti akan dijadikan bahan untuk ditingkatkan menjadi Keputusan Menteri Agama.

Turut Hadir dalam acara tersebut para Kasi, perwakilan wakil rektor dan para ketua International Office UIN se-Indonesia.

Recent Posts

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

7 jam yang lalu

Menteri UMKM Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

MONITOR, Pontianak – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengapresiasi peluncuran program…

7 jam yang lalu

Dua Tahun Asta Cita: Kemenag Perkuat Pendidikan, Nutrisi Santri, Ekonomi Umat, dan Kerukunan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengungkap sejumlah program yang menjangkau jutaan masyarakat dalam dua tahun…

16 jam yang lalu

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

1 hari yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

1 hari yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

2 hari yang lalu