Viral Video Water Barrier Gerak Sendiri di Tol Pandaan-Malang, Ini Penjelasan PT JPM

28
video water barrier gerak sendiri (Foto: Twitter)

MONITOR, Pasuruan – Pengguna media sosial akhir-akhir ini dihebohkan dengan video CCTV Jalan Tol yang menujukan water barrier bergerak sendiri di Jalan Tol Pandaan-Malang. Banyak warganet yang berspekulasi jika bergeraknya water barrier itu berkaitan dengan mahluk tak kasat mata yang ada di tempat tersebut.

Menepis banyaknya spekulasi tentang video viral tersebut, pengelola jalan tol yakni PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (persero) Tbk., angkat bicara.

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo menjelaskan bahwa faktor penyebab water barrier bergerak sendiri lantaran terhempas angin. Itu lantaran air yang ada didalam water barrier tersebut berkurang karena bocor.

Agus juga menjelaskan kejadian tersebut terjadi di proyek pembangunan rest area Km 65-66 Jalan Tol Pandaan-Malang pada hari Senin (28/10) pukul 18.00 WIB. “Water barrier yang bocor mengakibatkan water barrier tersebut kosong sehingga saat terjadi hembusan angin yang cukup kuat dikarenakan lokasi Rest Area tersebut merupakan daerah bukit yang digali serta di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka, water barrier kosong tersebut terdorong ke arah tengah,” kata Agus melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (30/10).

Pengisian Water Barrier (Dok. PT JPM)

PT JPM memastikan water barrier yang bocor tersebut saat ini telah diganti dengan yang baru serta memastikan seluruh water barrier yang ada di sepanjang Jalan Tol Pandaan-Malang juga terisi air.

“Langkah ini dilakukan agar water barrier tidak bergerak sehingga dapat menghalangi kendaraan yang melintas dan menimbulkan bahaya untuk pengguna jalan. Selain di lajur, water barrier yang terpasang di lokasi Proyek Pembangunan Rest Area juga dimaksudkan untuk mengamankan pengguna jalan dan pekerja proyek agar tidak terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

“Kami imbau agar masyarakat dapat melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum mempercayai hal-hal yang sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan bahkan menghubungkan kejadian tersebut dengan ruas jalan tol lainnya di luar Jalan Tol Pandaan-Malang. PT JPM juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan untuk agar keselamatan pengguna jalan,” pungkas Agus.