MEGAPOLITAN

Lantik Korp Alumni KNPI, Anies Minta Pemuda Jaga Persatuan

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik pengurus Korp Alumni KNPI DPD DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat (30/10). Menurutnya, Pemuda Jakarta harus bisa menjaga persatuan dalam segala keberagaman di Jakarta.

“Kalau masih muda dulu, wajar beda faksi, berkelompok-kelompok. Tapi kalau sudah jadi alumni, kita semua bersatu dalam perbedaan. Syukur alumni KNPI ini memiliki wadah, dan korp alumni KNPI tingkat DPD ini baru pertama ada di Jakarta,” ujar Anies di lokasi.

Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti KNPI banyak menelurkan pemimpin-pemimpin bangsa. Sehingga, dengan adanya korp alumni KNPI ini diharapkan bisa membawa bagi pembangunan di Jakarta.

Ketua Dewan Penasehat Korp Alumni KNPI DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, pemuda di Jakarta harus memiliki keberanian dalam mengambil resiko. Dia mencontohkan dirinya yang pernah jadi pengurus KNPI, bisa menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta dalam dua periode.

“Saya prihatin, ada ketua KNPI Jakarta Utara tertangkap karena narkoba. Saya minta organisasi ini dijaga dengan baik. Saya minta kepada teman-taman, kalau ada apa2 ngomong ke kita, jangan ngedumel di belakang,” katanya.

Menurutnya, organisasi baru di KNPI itu jangan hanya menjadi simbol semata untuk menggiring masyarakat ke tujuan tertentu. Namun, katanya, alumni KNPI harus bisa menjaga kondusivitas Jakarta.

“Tanya saja adik saya pak Gubernur, pak Anies. Saya selalu terbuka kok. Tidak ada yang ditutup-tutupi untuk kemajuan Jakarta. Pilpres dan Pilkada sudah selesai, jaga persatuan kita ke depannya untuk pembangunan Jakarta lebih maju,” tegasnya.

Ketua Korp Alumni KNPI DPD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengakui, organisasi yang dipimpinnya itu baru saja dibentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia berharap, organisasi ini bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong pembangunan lebih maju.

“Kita disatukan lewat alumni KNPI. Mudah-mudahan organisasi ini dapat jadi sesuatu yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Karena pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, tapi butuh kolaborasi dengan masyarakat. Pembangunan itu tanggung jawab semua pihak,” kata Taufik.

Dia mengatakan, KNPI diisi oleh lebih dari 193 organisasi kepemudaan. Sehingga, keterlibatan pemuda dalam pembangunan sangat menentukan perbaikan pembangunan ke depannya.

Recent Posts

Dukung Generasi Emas Sepak Bola, Dragon Warriors Football Academy Hadir di Sawangan Depok

MONITOR, Depok — Menyambut gairah pembinaan sepak bola usia dini yang didorong oleh PSSI, komunitas…

3 jam yang lalu

Kemnaker: Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi sebagai upaya meningkatkan…

8 jam yang lalu

Jasa Marga Gelar Roadster Rescue Competition 2026, Uji Kecepatan dan Ketepatan Petugas Tangani Kecelakaan Tol

MONITOR, Bogor – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Operator…

8 jam yang lalu

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri

MONITOR, Cikarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia…

1 hari yang lalu

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

MONITOR, Bandung – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mentransformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di…

1 hari yang lalu