Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Penelitian di Lingkungan PTKI

Advertorial

281
Short Course Kemenag RI

MONITOR, Kediri – Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menggelar Short Course Metode Penelitian bagi dosen-dosen PTKIN maupun PTKIS. Hal itu dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan kualitas penelitian di lingkungan PTKI.

Short Course tersebut berlangsung mulai Tanggal 7 Oktober hingga 1 Nopember 2019 dan dipusatkan di Kampus CRCS Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Short course ini diikuti sejumlah dosen di lingkup PTKI Kementerian Agama yang telah melewati tahap seleksi dan dinyatakan lolos dalam forum Annual Conference of Research Proposal (ACRP) beberapa waktu lalu. Short Course terdiri dari 3 cluster yaitu Metode Penelitian Sains dan Budaya, Metode Penelitian Integrasi Sains dan Agama serta Metode Penelitian Perempuan dan Anak.

Kegiatan Short course terdiri dari sesi penyampaian materi yang terkait penelitian  dari para pakar  di UGM antara lain Prof. Irwan Abdullah, Dr. Zainal Abidin Bagir, Dr. Samsul Maa’rif dan lain-lain dan dilanjutkan dengan kegiatan mentoring masing-masing cluster dalam rangka pendampingan atau pembimbingan secara intensif dalam pembuatan proposal.

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag, Dr. Suwendi mengatakan short course ini merupakan momentum bagi dosen-dosen di lingkup Kemenag untuk meningkatkan kemampuan dalam riset.

“Peserta diharapkan agar dapat berkomitmen untuk menata diri dan siap menjadi duta-duta riset di Perguruan Tinggi masing-masing,” kata Suwendi pada saat pembukaan.

Senada dengan Kasubdit, Dr. Mahrus El-Mawa selaku Kasi Penelitian, menjelang acara penutupan short course menegaskan kepada peserta bahwa yang diharapkan adalah adanya perubahan pada kultur akademik setelah kembali ke kampus masing-masing.      

“Saya bersyukur dapat menjadi bagian dalam kegiatan yang luar biasa ini karena selain dapat belajar tentang metode penelitian khususnnya penulisan proposal yang berkwalitas, peserta juga diberikan wawasan-wawasan baru serta dapat menyelami kultur akademik yang cukup kental khususnya di kampus UGM,” tutur salah seorang dosen di Fakultas Syariah IAIN Kendari yang menjadi salah satu peserta dalam cluster Metode Penelitian Perempuan dan Anak  pada short course, Asni.

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan terbentuknya jaringan komunikasi dan kerja sama khususnya di bidang riset dengan sesama alumni short course sehingga budaya riset dapat berkembang secara luas di semua  perguruan tinggi di lingkup Kementerian Agama.