Wakil Presma UIN Jakarta Nilai Jokowi Tak Serius Tuntaskan Perppu KPK

75
Wakil Presiden DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rizqi Ari Wibowo (dok: istimewa)

MONITOR, Jakarta – Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menilai sikap Presiden Joko Widodo tidak jelas dalam menyikapi desakan mahasiswa untuk segera menertibkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undangan (Perppu) tentang KPK.

Sebagaimana diketahui, Mahasiswa UIN Jakarta terus mengawal dan mengawasi sikap pemerintah dalam merespon desakan masyarakat soal pelemahan KPK.

Wakil Presiden Dema UIN Jakarta Riski Ari Wibowo mengatakan, mahasiswa hingga kini masih mengawasi sikap Presiden Jokowi menyoal Perppu KPK. Ia mengingatkan Pemerintah jangan sampai terjebak pada euforia kabinet baru.

“Kami (Mahasiswa UIN) masih mengawasi sikap pemerintah dalam menyikapi desakan masyarakat soal Perppu tentang KPK. Presiden Jokowi jangan sampai terjebak pada uforia soal kabinet baru,” ujar Riski, dalam keterangannya, Jumat (25/10).

Ia pun menilai, sikap mahasiswa yang hingga kini mengawasi pemerintah untuk segera mengeluarkan Perppu tentang KPK adalah hal wajar. Pasalnya ia menyebutkan, banyak janji Presiden Jokowi yang belum teralisasi.

“Sikap mahasiswa adalah yang paling realistis hari ini, maka hal wajar bila mahasiswa mengawasi sikap Presiden Jokowi. Sebab, kita tidak ingin kecolongan lagi oleh janji manis pemerintah. Apalagi menyangkut Perppu tentang KPK,” terangnya.

Lanjut riski menuturkan, apabila belum ada kejelasan soal sikap presiden, maka jangan salahkan jika mahasiswa memilih untuk menggelar unjuk rasa.

“Kalau sikap Presiden Jokowi masih abu-abu seperti sekarang ini, ya jangan salahkan mahasiswa kalau turun kejalan adalah pilihannya,” tutupnya.