Apresiasi Kabinet Ekonomi Jokowi, Dito Ganinduto: Indonesia Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia

Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto. Foto: Ist

MONITOR, Jakarta – Anggota DPR RI Dito Ganinduto 2019-3024 menyambut baik susunan Kabinet Indonesia Maju yang sudah diresmikan Presiden Jokowi.

Ia pun berharap, sosok yang terpilih mampu mewujudkan visi misi Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai lima besar kekuatan ekonomi dunia pada 2045.

“Dlihat dari susunan kabinet, sosok yang dipilih, khususnya sektor perekomian sudah sangat tepat. Mereka memiliki segudang pengalaman dan prestasi dibidangnya,” kata Dito dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (24/10).

“Seperti penunjukkan Airlangga Hartato sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian,” tambahnya.

Ia pun mengatakan sosok Airlangga yang juga ketua umum DPP Partai Golkar memiliki segudang prestasi dan pengalaman dalam pengelolaan di sektor perekonomian.

Di antaranya, sambung dia, pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VII (2006-2009), Ketua Komisi VI (2009-2014), dan terkahir dipercaya menjadi Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Saleh Husin pada 2016.

“Saat menjabat sebagai Menperin, Airlangga menginisiasi Making Indonesia 4.0. Program tersebut dianggap sebagai upaya untuk mempersiapkan Indonesia dalam menghadapi industri digital 4.0,” papar Dito.

Bahkan, kata dia, Airlangga memiliki berbagai gebrakan saat masih menjabat sebagai Menperin, yakni dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan diresmikannya pabrik Mobil Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dengan segudang pengalaman dan prestasi tersebut, Dito meyakini jika Airlangga mampu mengelola dan memajukan sektor perekonomian Indonesia. Terlebih, jajaran kabinet yang berada di mitra Kemenko Perekonomian diisi oleh sosok yang berkompeten.

“Seperti Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dan Suharso Monoarfa dipercaya sebagai menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas,” pungkas politikus Golkar itu.