Tito Masuk Kabinet, Ini Prediksi IPW terkait Pergeseran Posisi di Polri

54

MONITOR, Jakarta – Kabar Kapolri Jenderal Tito Kaenavian bakal diboyong Presiden Jokowi untuk mengisi posisi menteri kian santer. Bahakan Indonesian Police Watch (IPW) mendapat informasi bahwa surat Plt Kapolri sedang diproses Mabes Polri dan akan diminta persetujuan Presiden dan DPR.

“Kabarnya seperti itu, Tito bakal jadi menteri. Dan kami dapat informasi kalau Mabes Polri sedang menyiapkan siapa nantinya pengganti Tito,”ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/10).

Disebutkan Neta, nama yang sudah diusulkan sebagai Plt Tito adalah Wakapolri Komjen Ari Dono, dan Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz akan naik menjadi Wakapolri mendampingi Ari Dono.

“Jika semuanya berjalan lancar gerbong mutasi di Polri pun akan bergerak. Kabareskrim Komjen Idam Azis diperkirakan akan menduduki posisi Wakapolri menggantikan Ari Dono,”terangnya.

Sementara, lanjut Neta, posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Idam Azis diperkirakan akan diisi Irjen Pol Gatot Edi yang kini menjadi Kapolda Metro Jaya. Sedangkan posisi Kapolda Metro Jaya ada dua calon kuat, yakni Kapolda Jabar Irjen Rudi dan Kapolda Lampung.

“Posisi Plt Kapolri diperkirakan akan dipegang Ari Dono hingga masa pensiunnya Desember mendatang. Untuk kemudian posisi Kapolri nantinya akan dipegang Gatot Edi. IPW memperkirakan penetapan Plt kapolri akan berjalan lancar tanpa hambatan apapun,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kabag Penum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra enggan menerka-nerka soal Tito apakah akan menjadi menteri Jokowi. Ia meminta semua pihak untuk menunggu kepastian dari Presiden Jokowi.

“Saya kira jawabannya singkat, kita tunggu kabar selanjutnya sebagaimana pihak istana sudah memberikan informasi awal bahwa hari Rabu (23 Oktober 2019) akan dilaksanakan pelantikan,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019. ()