BUMN

Garuda Indonesia Group Perkuat Pemberantasan Narkoba Lewat IIKGA

MONITOR, Jakarta – Ikatan Istri Karyawan Garuda Indonesia (IIKGA) semakin memperkuat komitmen Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group dalam upaya penyuluhan dan pemberantasan narkoba dengan menggelar seminar anti narkoba yang bertajuk “We Say No To Drugs” pada hari ini (22/10) bertempat di kantor pusat Garuda Indonesia, Cengkareng dengan mengundang pakar penyuluhan anti narkoba dr. Aisah Dahlan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara pada kesempatannya menyampaikan, dukungan IIKGA dalam komitmen Garuda Indonesia Group – Sriwijaya Air Group secara berkelanjutan untuk mendukung usaha pencegahan dan pemberantasan narkoba yang salah satunya dicapai melalui program edukasi yang mana inisiatif tersebut tentunya akan semakin memperkuat komitmen Perusahaan dengan edukasi yang lebih berdampak jika dimulai dari lingkungan kerja dan keluarga.

“Program seminar ini kami hadirkan sebagai bagian dari program berkelanjutan penyuluhan terhadap para karyawan Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group mengenai bahaya narkoba baik secara individu, keluarga maupun di lingkup aktivitas kegiatan Perusahaan, ujar Ari.

Ari memaparkan, dukungan keluarga dalam upaya pencegahan penyebaran narkoba tersebut tentunya memiliki peran penting mengingat keluarga merupakan lini terdepan dalam aktivitas keseharian karyawan Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

Dengan edukasi yang komprehensif dan pemahaman yang baik melalui seminar ini tentunya akan semakin mengoptimalkan komitmen perusahaan dalam memberantas dan penanggulangan pencegahan narkoba.

“Setiap karyawan di Perusahaan mereka merupakan cerminan keluarga masing-masing sekaligus aset Perusahaan yang tentunya berperan secara signifikan dalam mencegah akses penyebaran aktivitas perdagangan narkoba, untuk itu melalui seminar ini diharapkan para peserta dapat teredukasi dengan baik mengenai langkah-langkah agar terhindar dari narkoba, bentuk risiko narkoba dan bagaimana membangun generasi di masa depan yang bersih dari narkoba,” kata Ari.

Komitmen ini sekaligus menjadi komitmen sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group untuk terus bekerja sama dalam mencegah aktivitas perdagangan narkoba khususnya pada jalur udara yang hingga kini masih menjadi salah satu jalur yang berisiko menjadi akses keluar masuk peredaran narkoba setelah jalur laut.

Dalam upaya pemberantasan narkoba, Garuda Indonesia Group sebelumnya juga telah bekerja sama Badan Nasional Narkotika sejak tahun 2015 lalu dan di bulan Juli tahun 2019 lalu  Sriwijaya Air Group turut berpartisipasi dalam pembentukan kader anti penyalahgunaan narkoba; sosialisasi pengawasan lalu lintas orang, barang, dan pos yang dicurigai narkoba dalam jalur penerbangan domestik dan internasional.

Ari menambahkan, selain itu, Perusahaan berkala juga mengadakan pemeriksaan wajib tes urine bagi seluruh karyawan termasuk para jajaran manajerial. Apabila ditemukan karyawan yang terbukti mengonsumsi narkoba, maka kami tidak segan untuk memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemeriksaan tes urine juga kami lakukan sebagai bagian dari proses rekrutmen pada tahap background check dengan harapan setiap individu yang bergabung menjadi keluarga besar Garuda Indonesia Group akan bersatu memberantas narkoba dan selalu mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan para pengguna jasa layanan penerbangan,” tutup Ari.

Recent Posts

Indonesia Gaungkan Kolaborasi Industri Masa Depan pada Forum BRICS 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama industri global…

12 jam yang lalu

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

15 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

16 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

17 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

21 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

21 jam yang lalu