Tiba di Istana, Mahfud MD Beri Sinyal Duduki Jabatan Menko Polhukam?

2501
Mantan Ketua MK Mahfud MD tiba di Istana Negara (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo hari ini memanggil sejumlah nama yang digadang bakal mengisi kursi menteri, Senin (21/10). Diawali oleh mantan Ketua MK Mahfud MD, lalu mantan Bupati Minahasa Tetty Paruntu hingga CEO GOJEK Nadiem Makarim. Dalam pantauan awak media, ketiganya kompak mengenakan kemeja putih ketika satu persatu memasuki Istana Negara.

Salah satu yang menarik perhatian adalah Mahfud MD. Pasalnya, ia kembali dipanggil Jokowi ke Istana untuk berdiskusi secara intim. Mahfud pun memberikan sinyal seolah dirinya akan menduduki posisi menteri paling strategis.

Meski tidak menyebut secara rinci, Mahfud MD mengatakan Jokowi akan memberikan kursi menteri yang sesuai dengan passion dia. Ia juga mengungkapkan, Jokowi cukup hafal dengan rekam jejak dan berbagai pengalaman yang dimiliki Mahfud MD.

“Kami tadi diskusi masalah pelanggaran HAM, masalah hukum yang menurut beliau kurang menggigit, bapak Presiden tadi memperhatikan dengan sungguh-sungguh penekanan hukum yang agak turun,” kata Mahfud MD kepada awak media di Istana, Senin (21/10).

Bahkan, mantan Menteri Pertahanan di Kabinet Persatuan Nasional itu mengamini dirinya diminta untuk membantu pemerintahan Jokowi dalam mengawal penegakan hukum dan HAM melalui lembaga eksekutif negara.

“Kita diminta bekerja keras untuk berusaha menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya, dan dimotori oleh lembaga eksekutif karena mempunyai semua perangkat yang diperlukan untuk menegakkan hukum, ya soal pelanggaran HAM, pemberantasan korupsi di berbagai sektor, dan ternyata Presiden mempunyai data yang sangat detail dan terukur,” terang Mahfud MD.