Dipanggil Jokowi, CEO Gojek Nadiem Makarim Terima Tawaran Menteri

CEO GOJEK Nadiem Makarim tiba di Istana Negara (dok: tribun)

MONITOR, Jakarta – Kedatangan Nadiem Anwar Makariem ke Istana Negara pagi ini dinilai membuktikan keseriusan Presiden Joko Widodo untuk mengakomodir menteri dari kalangan milenial. Sebelumnya, Jokowi pernah mengatakan bahwa ada kandidat calon menteri yang berusia antara 20 hingga 40 tahun.

Usai bertemu Presiden di Istana, CEO Gojek itu mengatakan dirinya ditawari posisi menteri di kabinet periode kedua. Kepada wartawan, Nadiem pun mengaku sangat bahagia dan mendapatkan kehormatan yang sangat luar biasa.

“Saya mendapat kehormatan yang luar biasa untuk bergabung di kabinet pak Presiden. Saya merasa sangat senang hari ini sebagai warga negara Indonesia,” ucap Nadiem Makarim di Istana, Senin (21/10).

Nadiem pun mengkonfirmasi, dirinya bersedia dan menerima tawaran menteri yang diberikan Jokowi. “Saya bersedia, dan saya menerima,” ujarnya singkat dan tegas.

Meski tidak menyebutkan secara detail nama kementerian, sosok milenial alumni Universitas Harvard itu mengaku berdiskusi panjang bersama Jokowi tentang visi misi bangsa Indonesia kedepan. Menurut Nadiem, dirinya berdiskusi dengan Presiden mulai dari SDM, reformasi birokrasi hingga persoalan investasi.

“Mengenai posisi spesifik itu akan diumumkan sebagai presiden, kita hanya bicara visi dan misi kedepan dan tema-tema yang disebutkan dalam pidato dan semua arahan presiden, seperti ESDM, reformasi birokrasi dan investasi,” terangnya.