Rocky Gerung ‘Dibungkam’ Jelang Pelantikan Presiden

33915
Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung (dok: kumparan)

MONITOR, Jakarta – Pengamat politik Universitas Indonesia Rocky Gerung kembali santer dibicarakan publik. Bukan karena pernyataannya yang membuat panas, kali ini akun Twitter Rocky Gerung diretas.

Kabar peretasan akun Twitter Dosen Filsafat UI itu terungkap dari pernyataan Rocky sendiri. Bahkan, ketika ditelusuri MONITOR, akun tersebut sudah dinon-aktifkan sejak tadi malam.

“Hai netizen, selamat malam.. Sekedar breaking news bahwa akun twitter saya dicuri oleh si Dungu! Terima kasih..” ujar Rocky Gerung dalam unggahan video yang diterima MONITOR, Jumat (18/10).

Rocky memang belakangan ini makin frontal dalam mengkritik lawannya. Bukan hanya kubu Jokowi, Prabowo Subianto yang dulu merupakan jagoannya di Pilpres 2019 juga mendulang kritiknya, terlebih Gerindra dan sebagian partai koalisinya bakal merapat ke koalisi pemerintah.

Sebelumnya, Rocky juga menyebut Jokowi telah nekad melanggar semua janji-janji kampanye kepada rakyat Indonesia. Rocky meyakini, Jokowi sebetulnya takut kehilangan jabatan politiknya.

“Jokowi itu tipe pemberani bahkan cenderung nekad. Berani melanggar semua janji-jani kampanye. Dia berani nambah utang banyak-banyak, bahkan nekad jadi presiden. Jadi gue gak percaya kalau Jokowi itu takut Politikus Genderuwo. Dia cuma takut diganti aja,” kritik Rocky Gerung.