Pelantikan Presiden, Bus Transjakarta Dilarang Melintasi Senayan

645
Ilustrasi: Bus Transjakarta

MONITOR, Jakarta – Jelang pelantikan presiden 20 Oktober mendatang, semua persiapan sudah dilakukan. Diantarannya pengawasan dan pengamanan arus lalu lintas yang melewati Gedung DPR RI, Senayan.

Untuk melakukan pengawasan dan pengamanan arus lalu lintas pihak kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas. Imbasnya adalah Bus Transjakarta yang biasa melintas tempat dilakukannya acara pelantikan terpaksa dialihkan rutenya.

“Adanya penutupan jalur oleh pihak kepolisian disekitar Gedung DPR/MPR sampai dengan tanggal 20 Oktober 2019, untuk tetap melayani pelanggan, layanan operasional Transjakarta terjadi Pengalihan Rute,” kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo dalam keterangan tertulis, Jumat (18/10/2019).

Ia menyatakan, layanan Transjakarta akan beroperasi kembali seperti semula setelah kawasan itu dibuka secara normal.

Adapun beberapa rute yang dilakukan pengalihan adalah sebagai berikut :

Rute 1B: St.Palmerah – Tosari mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalur. Untuk sementara tidak melewati halte Dukuh Atas 1 sampai DPR 2.

Rute 1F: St.Palmerah – Bundaran Senayan mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalur. Untuk sementara tidak melewati halte Senayan JCC sampai DPR 2.

Rute S41 : Pondok Cabe arah Tanah Abang mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalan disekitar Gedung DPR/MPR. Untuk sementara arah Tanah Abang tidak melewati Istora Senayan s/d Museum Tekstil.

Rute 9K : Kampung Rambutan – Grogol saat ini mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalan. Untuk sementara arah Grogol tidak melewati Halte Senayan JCC s/d Halte Slipi Petamburan. ()