Arah Politik PAN ‘Terganjal’ Restu Amien Rais? Ini Kata Pengamat

2114
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (foto : JawaPos)

MONITOR, Jakarta – Sosok Amien Rais dinilai masih punya pengaruh cukup besar untuk menentukan arah politik Partai Amanat Nasional (PAN).

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, menilai bergabung atau tidaknya PAN dengan partai koalisi Jokowi tergantung faktor dari sosok Amien Rais.

Menurut Ujang, Ketua Dewan Kehormatan PAN tersebut memiliki kekuatan yang cukup besar di partainya, dan sebagian besar kadernya masih mengikuti perintah dari Amien Rais.

“Iya, Pak Amien Rais dari dulu. Misalnya kemarin faktor PAN memilih oposisi menjelang pilpres, itu kan karena Pak Amien Rais,” ucap Ujang saat dihubungi, Rabu (16/9).

“Nah sekarang apakah oposisi atau di dalam kabinet, itu faktor Amien Rais juga. Karena sesungguhnya Pak Amien Rais memiliki saham di PAN, kader-kader lebih ikut (perintahnya) Amien Rais,” terang Ujang.

Selain itu, ia menyebut bahwa PAN merupakan salah satu partai yang tidak diterima oleh kubu parpol Jokowi. Hal tersebut pun berbeda dengan posisi Gerindra, dan Demokrat yang cenderung mendapatkan pintu untuk bergabung dengan koalisi.

“Saya rasa publik tahu, PAN ini resistensinya yang paling enggak diterima sama parpol koalisi Jokowi. Kalau Gerindra masih diterima PDIP, kalau Demokrat tidak diterima PDIP, tapi diterima oleh parpol lain. Tapi kalau PAN ini tidak diterima PDIP, tidak diterima yang lain-lain,” tuturnya.

Diketahui, Senin, 14 Oktober 2019 lalu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) diterima di Istana Merdeka oleh Presiden Jokowi. Jokowi mengakui telah mengajak Zulhas untuk bergabung menjadi partai koalisi yang mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Namun Jokowi mengakui pertemuan empat mata dengan Zulhas belum menghasilkan kesepakatan apapun.