JK Optimistis UIII Bakal Jadi Pusat Pendidikan Islam Masyarakat Dunia

87
Sesi foto kunjungan Wakil Presiden RI ke kawasan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)

MONITOR, Depok – Direktur Jendral Pendidikan Islam (Pendis), Kamaruddin Amin bersama Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Arskal Salim GP menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla dalam agenda peninjauan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Cisalak, Jawa Barat, Selasa (15/10).

Dalam kunjungannya, Jusuf Kalla bersama rombongan, diantaranya para duta besar negara-negara sahabat menyempatkan diri untuk berkeliling area pembangunan kampus hingga asrama calon mahasiswa UIII yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu pusat peradaban Islam di dunia melalui jenjang pendidikan tinggi yang bertaraf internasional tersebut.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

Jusuf Kalla sempat mengungkapkan kegembiraannya, pasalnya, dalam kunjunganya yang ke dua kali ke proyek pembangunan UIII tersebut, telah banyak kemajuan. Untuk itu pihaknya pun optimis pembangunan UIII dapat rampung pada 2021 mendatang.

“Sudah banyak kemajuan, kami harapkan 2021 semua bisa selesai,” ujar Jusuf Kalla.

Dihadapan Wapres Jusuf Kalla dan duta besar negara-negara sahabat, Dirjen Pendis, Kamaruddin Amin memaparkan mandat berdirinya UIII, fisi dan misi, hingga fasilitas-fasilitas yang tersedia di kampus yang nantinya akan menampung 7.000 pelajar tersebut, mulai dari Magister Program, Doctorate Program hingga Approximate Lecturer.

“UIII didirikan di bawah mandat Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016, untuk menjadi model pendidikan tinggi Islam terkemuka dalam studi Islam, Ekonomi dan Keuangan Islam, Ilmu Sosial, Humaniora, Ilmu Pengetahuan dan Seni Terapan hingga Seni Rupa,” papar Kamaruddin Amin.

Dirjen Pendis, Kamaruddin Amin memaparkan mandat berdirinya UIII

Dimana nantinya, lanjutnya, UIII diharapkan mampu menghasilkan sarjana yang memiliki keahlian di bidang studi Islam dan Ilmu Sosial, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui pendekatan multi-disiplin sehingga mampu menjadi pusat studi, pelestarian dan pengembangan peradaban Islam.

“UIII nantinya akan menjadi pusat strategis untuk studi Islam dan masyarakat Dunia Muslim, untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi dan menginspirasi, membentuk dan menyebarkan pemikiran dan pengetahuan tentang dunia Islam,” terang Kamaruddin Amin.

Sejalan dengan hal itu, usai paparan Dirjen Pendis, Wapres Jusuf Kalla kepada awak media menuturkan, pihaknya berharap UIII mewakili eksistensi Indonesia di dunia sebagai negara muslim terbesar, dimana seharusnya pelajar-pelajar muslim dunia dapat belajar tentang Islam ke Indonesia.

Penyambutan kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

“Kita negara muslim terbesar, selalu belajar keluar. Mustinya orang belajar ke Indonesia. Kita akan membuat pusat belajar paham Islam yang moderat, pikiran-pikiran yang jernih tentang Islam,” tutur Wapres.

Sebagai Informasi, selain menjadi kompleks pendidikan, di kawasan berdirinya UIII nantinya juga dibangun Museum Rasulullah yang terselenggara atas kerjasama dengan Rabithah Alam Islami. 

Turut hadir dalam kunjungan Wapres tersebut, Rektor UIII Komaruddin Hidayat, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menrsitekdikti), Mohamad Nasir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin, Walikota Depok Mohammad Idris, perwakilan Pemprov Jawa Barat,  serta duta besar dari negara-negara sahabat.