Susunan Kabinet Rampung, Jokowi Masih Enggan Bocorkan Nama Menteri

38
Presiden RI, Joko Widodo (Foto: Dok Google)

MONITOR, Jakarta – Susunan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin kabarnya telah rampung disusun. Informasi ini dikutip dari keterangan Jokowi dari video di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/10).

Kendati disebutkan sudah rampung, namun nama-nama yang bakal menempati kursi kabinet Jokowi-Ma’ruf masih dikunci rapat.

“Sudah rampung semuanya,” kata Jokowi seperti dikutip dari video di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/10).

Jokowi mengatakan, pengumuman kabinet kemungkinan dilakukan di hari yang sama saat pelantikan, atau tanggal 20 Oktober 2019. Namun, bisa juga sehari setelah pelantikan.

“Mungkin bisa hari yang sama dengan pelantikan, mungkin bisa sehari setelah pelantikan. Semua Insya Allah disiapkan,” tuturnya.

Sejumlah nama yang akan mengisi kursi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf berseliweran. Begitu juga dengan Jokowi yang kerap memberi sinyal, misalnya dengan memastikan kursi menterinya akan diisi orang Papua.

“Saya pastikan ada, saya pastikan ada,” ujar Jokowi saat menerima perwakilan pelajar sekolah dasar Asmat dan Jayapura, Papua di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sementara sejumlah nama lainnya, yang muncul ada Nadiem Makarim, Bos Gojek, yang disebut-sebut akan mewakili kalangan milenial. Ia dianggap mampu karena sukses dalam mengelola perusahaan digital.

Ada juga Andi Gani Wea. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu digadang masuk kabinet kalangan muda. Andi Gani dikenal dekat dengan Jokowi dan merupakan pemimpin Konfederasi Buruh se-ASEAN. Ia pun ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden.

Lainnya adalah Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan tahun 2013-2014. Ia digadang kuat mengisi pos menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf. Kemudian, Erick Thohir, sebagai mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) dan pemilik Mahaka Media dianggap mewakili kalangan muda.

Nama lama yang disebut-sebut akan kembali duduk di kursi kabinet adalah Basuki Hadimuljono. Maraknya pembangunan di sektor infrastruktur menjadikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu populer.