Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
MONITOR, Jakarta – Wajah kota Wamena akhirnya ‘dipercantik’ kembali oleh Presiden Joko Widodo. Ya, kerusuhan hebat yang terjadi di Tanah Papua beberapa pekan lalu telah merusak sarana pra sarana publik dan kantor-kantor pemerintahan.
Orang nomor wahid di negeri ini lantas memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera merehabilitasi sejumlah infrastruktur di Wamena.
Dalam hal ini, Menteri Basuki mengaku pihaknya akan bekerjasama dengan TNI agar bisa lebih cepat, sebab kerusakan yang terjadi cukup masif.
“Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor Sekretariat daerah, kantor Badan Pengelola Keuangan, kantor Bappeda, kantor Inspektorat, Dinas Informasi dan Komunikasi, kantor Satpol PP, kantor Badan Lingkungan Hidup, PLN, Kantor Urusan Agama, dan Dinas Perhubungan. Itu yang rusak berat,” ujar Basuki kepada wartawan, Selasa (8/10).
Basuki menjelaskan, sedikitnya ada 34, 8 kantor dan 26 sarana pendidikanyang rusak, sehingga totalnya untuk kantor mencapai 44 bangunan. Kemudian untuk ruko atau tempat usaha ada 450 ruko yang rusak terbakar, kemudian rumah ada 165 rumah.
“Itu semua perintah bapak presiden tadi agar ditangani, termasuk rumah akan ditangani oleh Kementerian PUPR kemudian pelaksanaannya nanti pasti mengikutkan pengusaha lokal, material lokal, dan juga pelaksananya juga dibantu oleh TNI,” terangnya.
MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…
MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…