MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan lima sektor industri nasional sebagai prioritas dalam peta jalan atau road map penerapan industri 4.0 di Indonesia.
“Lima sektor tersebut berkontribusi paling besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono, pada acara workshop di Padang, Selasa (9/8).
Menurut Sigit, lima sektor industri tersebut adalah makanan dan minuman, kimia, tekstil, elektronika dan otomotif.
“Di lima sektor ini, menyumbang hampir 65% PDB dan 50% penyerapan tenaga kerja, jika digarap bersama-sama akan memicu peningkatan pertumbuhan ekonomi,” papar dia.
Lebih lanjut, semua Kementerian dan Lembaga terkait harus turut serta mengimplementasikan road map industri 4.0. Sebab penerapan industri 4.0 dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di semua sektor, khususnya bidang industri.
“Program ini harus tersosialisasikan hingga semua sektor, semua kementerian dapat mendukung 4.0. Peta jalan ini diharapkan dapat mewujudkan tujuan Indonesia menjadi sepuluh negara terbesar di akhir 2020 dan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh satu hingga dua persen,” ujar Sigit.
MONITOR, Jember – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong petani membangun skala ekonomi…
MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melanjutkan rangkaian Entry Program ASN Hasil…
MONITOR, Makassar - Tiga Penerbang Skadron Udara 11 kembali menorehkan prestasi membanggakan, Mayor Pnb Ahmad…
MONITOR, Lombok Timur – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperkuat peran koperasi sebagai…
MONITOR, Jember - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya membangun ekosistem…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat penyelenggaraan haji yang inklusif bagi penyandang…