Gibran Nyalon Walikota, Fahri: Jangan Masuk Politik Kalau Belum Matang

706
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (foto: net)

MONITOR, Jakarta – Tekad Gibran Rakabuming Raka semakin bulat untuk nyalon sebagai calon Walikota Solo 2020. Sama seperti bapaknya, putra sulung Presiden Joko Widodo itu memutuskan maju lewat kendaraan parpol PDI Perjuangan.

Keputusan Gibran tidaklah mulus. Hingga kini, masih banyak pihak-pihak yang menentang keputusannya bahkan meragukan kapasitasnya. Fahri Hamzah, misalnya. Politikus gaek PKS ini menyayangkan keputusan Gibran untuk terjun ke kontestasi politik saat ini.

“Kalau saya boleh kasih masukan ke Gibran, jangan ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat, itu membebani reputasi babenya. Jangan mau diolok-olok oleh penjilat yang akhirnya merusak susu sebelanga, mendingan susu dibikin martabak saja, eman-eman,” kata Fahri Hamzah menyayangkan, Rabu (9/10).

Fahri menilai usia putra sulung Jokowi tersebut masih muda untuk terjun ke politik. Jika belum matang, lanjut Fahri, jangan dulu masuk ke dunia politik seperti bapaknya.

Eks Wakil Ketua DPR RI ini menilai, keputusan Gibran bisa mempengaruhi persepsi publik terhadap reputasi keluarga Jokowi yang nantinya dianggap membangun dinasti politik.

“Anak dan keluarga presiden Jokowi masih muda, sebaiknya jangan masuk politik ketika belum matang dan ketika situasi bisa menyeret publik menilai bahwa presiden ingin membangun dinasti keluasaan,” tutur politikus asal Sumbawa itu.

“Santai ajalah, berilah tenaga pada reputasi presiden itu lebih penting sekarang,” tambahnya.