Biaya Rehab Rumah Dinas Gubernur DKI Digadang Capai Rp 2 Milliar Lebih

Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta yang berlokasi di jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat (foto: kompas)

MONITOR, Jakarta – Rumah Dinas Gubernur Jakarta yang berada di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat, rencananya bakal direhab pada tahun depan. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang diajukan untuk melakukan rehab mencapai Rp 2 miliar lebih.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan, usulan anggaran yang diperlukan untuk biaya rehab senilai Rp 2,422 miliar.

Usulan anggaran tersebut dapat dilihat dari draf pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

“Kalau (standar) untuk rumah kayak begitu, bikin baru sama merehab itu artinya lebih banyak rehab. Rehab itu kan berarti bongkar dulu, pasang lagi. Biasanya itu kalau bangun baru orang lebih mudah karena enggak berpikir lagi,” ujar Heru dalam keterangannya, Jumat (4/10).

Rumah Dinas Gubernur DKI sendiri diketahui masuk dalam cagar budaya sehingga tidak bisa asal merehab atau mengubahnya.

“Karena itu pemugaran, enggak boleh prinsipnya mengubah. Paling itu harus dibersihkan, dikembalikan seperti semula. Nggak boleh berubah,” terang Heru.

Untuk perbaikan sendiri difokuskan pada bagian atap yang sudah mulai keropos. Selain itu, akan dilakukan penataan rumah seperti pengecatan ulang dan lain-lain.

Pemprov DKI sendiri telah merencanakan beberapa kali rehabilitasi rumah dinas gubernur ini, tetapi anggaran selalu dihapus untuk penyesuaian.

“Sudah lama sebenarnya (rencana rehabilitasi). Sudah berapa kali tapi kan kemarin gagal-gagal terus ya. Ya, waktu itu ada pengurangan, dikalahin. Keterbatasan anggaran kan,” pungkasnya.