BUMN

Sinergi KKP-Pertamina Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Timur Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Pertamina (Persero) selalu berupaya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kerja sama untuk dapat melakukan sinergi program sebagai dukungan terhadap pemerintahan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

KKP dan Pertamina menandatangani kerjasama Sinergi Program Pengelolaan Ruang Laut dengan Pemanfaatan Produk Pertamina di Wilayah Kerja Marketing Operation Region (MOR) VIII (Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat) bertempat di Marine Heritage Gallery, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta pada Rabu (25/9).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MOU/Nota Kesepahaman) antara KKP dengan Pertamina Nomor: 08/MEN-KP/KB/VII/2017 dan Nomor: 10/C00000/2017-S0 tentang Sinergi Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP, Agus Dermawan dengan General Manager MOR VIII Pertamina, Gema Iriandus Pahalawan. Momen penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal PRL KKP, Brahmantya Satyamurti Poerwadi dan SVP Retail Marketing & Sales Pertamina, Jumali.

Direktur Jenderal PRL KKP, Brahmantya Satyamuri Poerwadi menyampaikan dalam sambutannya bahwa tujuan perjanjian kerja sama ini dalam rangka Sinergitas Program Pengelolaan Ruang Laut dengan pemanfaatan Produk Pertamina bagi masyarakat pesisir, meliputi nelayan, pembudidaya ikan, Kelompok Pengolah Pemasar (POKLAHSAR), Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS), Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK), dan petambak garam di wilayah kerja MOR VIII Pertamina, yaitu Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

“Bersama-sama nanti akan dilakukan beberapa kegiatan bagi masyarakat pesisir di wilayah kerja MOR VIII Pertamina terkait sinergitas program seperti pengordinasian pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak dan Gas, sosialisasi tentang program pengelolaan ruang laut dan produk-produk gas domestik, pemasangan produk Musicool, pertukaran data dan informasi dan kegiatan lainnya,” tambah Brahmantya.

SVP Retail Marketing & Sales Pertamina, Jumali dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan penandatanganan perjanjian kerja sama ini adalah dalam rangka meningkatkan sinergi program pengelolaan ruang laut dengan pemanfaatan produk Pertamina bagi masyarakat pesisir.

“Pertamina terus mendorong sinergi dengan stakeholder khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung kegiatan perekonomian masyarakat pesisir di Wilayah Timur Indonesia,” ujar Jumali.

Jumali menambahkan bahwa kerjasama di Wilayah Timur Indonesia ini adalah pionir atau pilot project apabila dikemudian hari dipandang perlu dilakukan penerapan kerjasama untuk seluruh wilayah Indonesia.

“Selain dapat meningkatkan koordinasi terkait pemanfaatan dan pengelolaan ruang laut bagi masyarakat pesisir di wilayah Maluku dan Papua, kerja sama ini juga diharapkan akan semakin meningkatkan kelancaran distribusi BBM dan produk gas Pertamina yang dapat digunakan oleh masyarakat pesisir,” tambah General Manager MOR VIII Pertamina, Gema Iriandus Pahawalan.

Gema menambahkan bahwa mengingat Indonesia memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar serta garis pantai terpanjang kedua, maka perlu dikelola dengan baik. Diharapkan dengan adanya sinergi dan koordinasi melalui perjanjian kerja sama dapat mewujudkan kemandirian ekonomi, kedaulatan pangan, serta menyejahterakan masyarakat pesisir khususnya di wilayah Maluku dan Papua di masa mendatang.

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

5 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

5 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

13 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

4 hari yang lalu