Pemprov DKI Tanggung Biaya Korban Kerusuhan Demo DPR, Ini Daftar RS Rujukan

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU KPK dan RUU KUHP, di Depan Gerbang DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/9). Foto: Monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Korban kerusuhan demo di depan Gedung DPR RI mendapat tanggungan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Melalui sejumlah Rumah Sakit (RS) yang sudah ditunjuk, Pemprov DKI akan memberikan pengobatan maksimal kepada korban aksi demo. Hal itu berdasarkan intruksi dari Kementerian Kesehatan.

“Korban terdampak langsung unjuk rasa dapat dijamin pembiayaan pelayanan kesehatan dengan perawatan hak kelas III dan dibebankan pada anggaran Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Luar Kuota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta,” tulis surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Selasa 24 September 2019.

Surat edaran dengan nomor 12757/-1778-11 langsung ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Dalam surat itu diinstruksikan kepada 24 rumah sakit di Jakarta untuk menerima pasien korban kerusuhan tersebut.

Berikut ini daftarnya:

  1. Direktur RSUP Cipto Mangunkusumo
  2. Kepala RSPAD Gatot Soebroto
  3. Direktur RS Jantung Harapan Kita
  4. Direktur kanker Dharmais
  5. Kepala RSAL Mintoharjo
  6. Direktur RSUD Tarakan
  7. Direktur RS Pusat Pertamina
  8. Direktur RS Pelni
  9. Direktur RS Jakarta
  10. Direktur MMC
  11. Direktur Abdi Waluyo
  12. Direktur RSU Budi Kemuliaan
  13. Direktur MRCCC Siloam
  14. Direktur RS ISlam Cempaka Putih
  15. Direktur RSUD Tanah Abang
  16. Direktur RSUD Kebayoran Lama
  17. Direktur RSUD Kebayoran Baru
  18. Direktur RSUD Mampang Prapatan
  19. Direktur RS Bhakti Mulia
  20. Direktur RS Medika Permata Hijau
  21. Direktur Medistra
  22. Direktu Muhammadiyah Taman Puring
  23. Direktur RS Gandaria
  24. Direktur RS Kartini.