MONITOR, Jakarta – Massa aksi demo aliansi mahasiswa Indonesia yang berlangsung di depan, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, hingga Senin malam (23/9) masih terus berlangsung.
Dari pantauan yang dilapangan, situasi sempat chaos, ketika sejumlah massa menaiki gerbang utama dan juga mengoyak pagar yang berada di bagian kiri dari massa mahasiswa yang menolak RUU KPK dan KUHP ini.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan tetap memberikan himbauan kepada massa aksi untuk tidak merusak fasilitas seperti pagar DPR, dan tidak melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian yang berjaga.
“Kami bukan lawan anda,” kata Kombes Harry di Lokasi Aksi.
“Silakan yang ada di atas pagar turun. Silakan sampaikan aspirasi Anda. Jangan merusak pagar,” lanjutnya.
Sejumlah personel kepolisian dari antihuru-hara langsung mengambil barisan berada di depan pagar yang dikoyak oleh mahasiswa. Dalam rangka menghalau massa aksi masuk dan merusak lebih jauh fasilitas negara tersebut.
Hingga berita ini dimuat, aksi masih berlangsung.
MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berada di Jenewa, Swiss, membawa pesan Presiden Prabowo…
MADINAH – Sebanyak 5.499 jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan tiba di Madinah pada Minggu…
MONITOR, Jakarta — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Computer Based Test (CBT) Seleksi…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mulai memberangkatkan jemaah haji gelombang…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak serikat pekerja/serikat buruh untuk berkolaborasi…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai,…