Ungkap Rasa Terimakasih, Politisi Gerindra Ini Serahkan 10 Ambulance ke Warga Jakbar

19
Salah satu konten unggahan KSP tentang aktivitas Presiden Joko Widodo dan keluarganya

MONITOR, Jakarta – Anggota Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta Inggard Joshua menyerahkan secara resmi 10 mobil ambulance kepada masyarakat melalui Ketua RT dan Ketua RW di Kecamatan Kalideres, Tambora dan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Penyerahan 10 Mobil Ambulance ini disaksikan langsung mantan calon Wakil Presiden di Pilpres 2019 Sandiaga Uno.

“Ini bagian komitmen saya sebagai wakil rakyat Jakarta. Setiap satu periode menjadi anggota dewan saya selalu serahkan 10 ambulance sebagai ungkapan rasa terimakasih saya. Pada periode kali ini juga 10 ambulance yang diserahterimakan kepada Ketua RW dan Ketua RT mewakili warga untuk diberdayakan bagi masyarakat,” kata Inggard, usai acara slaturahmi dan penyerahan ambulance di Posko Pengaduan Masyarakat, di jalan H Kelik, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (21/9).

Adanya ambulance ini, Inggard berharap bisa dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang sedang membutuhkan terutama terkait masalah kesehatan. Selama ini kata Inggard layanan mobil ambulance dari Pemprov DKI yaitu 118 belum mampu memberikan pelayanan maksimal.

“Karena 118 itu agak lama pelayanannya, jadi belum memberikan pelayanan maksimal. Sebagai kader Gerindra selalu ingin berbuat untuk masyarakat. Dalam hal pengadaan ambulance, saya sisihkan dari honor saya sebagai anggota dewan,” terang Inggard.

Selain pengadaan ambulance, Inggard menyebutkan pihaknya juga berusaha menyerap aspirasinya masyarakatnya di dapilnya dengan membuka posko pengaduan masyarakat. Hal tersebut sesuai amanah partai, agar setiap kader yang menjadi wakil rakyat harus membuka posko pengaduan masyarakat di rumahnya masing-masing.

“Tempat ini, rumah saya di Jalan H Kelik No 86 A RT 04, RW 08, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, saya jadikan juga sebagai posko pengaduan masyarakat. Di tempat ini saya bisa pantau kekurangan dan keluhan masyarakat apa saja terutama dapil saya. Sehingga nantinya apa yang sudah disampaikan masyarakat melalui posko ini, saa bisa akses kepentingan masyarakat itu untuk di bawa pada rapat kerja dengan eksekutif.

Inggard menambahkan posko pengaduan masyarakat tersebut terbuka untuk masyarakat umum bukan hanya pendukungnya saja.

“Dari beberapa aduan diantaranya, ada laporan keluhan masyarakat soal adanya RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Babi yang terletak di wilayah Kapuk.

Karena terletak di tengah pemukiman warga, kita mendesak agar RPH tersebut dipindahkan karena berada di tengah pemukiman masyarakat. Lebih baik lahan tersebut digunakan untuk kepentingan kesehatan dan pendidikan saja,” pungkas Inggard.