Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto. dok: Net
MONITOR, Jakarta – Pengamat Politik dari ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mengingatkan bahwa Partai Golkar untuk segera mungkin melakukan perubahan di pucuk pimpinannya.
Hal itu terkait dengan semakin beratnya tantangan partai beringin menghadapi agenda politik jelang Pilkada serentak 2020 di 270 daerah nantinya.
“Demi kemajuan Partai Golkar, Airlangga Hartanto seharusnya malu kalau mau maju kembali jadi Ketua Umum pada Munas 2019,” kata Iskandar dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu, (22/9).
“Karena Airlangga Hartarto sudah mentok dan tidak mampu lagi mengangkat partai beringin menuju kejayaan,” tambahnya.
Saat Pemilu 2019, Iskandar menilai sosok Airlangga sangat terlihat gamang dan tidak memiliki strategi dalam rangka mendongkrak suara Golkar. Karena itu, sangat berisiko bagi Golkar jika ketua umum tetap dipegang pria yang menjabat sebagai menteri perindustrian tersebut.
“2020 ada Pilkada serentak di banyak daerah. Makanya Ketum Golkar harus ganti,” kata dia.
Iskandarsyah menyakini Golkar sebagai partai tua barang tentu memiliki banyak kader mumpuni untuk menjadi ketua umum. Sebab Golkar partai yang dinamis dan Golkar bukan partai ketokohan.
Bagi Iskandar, sosok Bambang Seosatyo dan Ridwan Hisjam memang sudah saatnya tampil menjadi pemimpin Partai Golkar 2019-2024.
“Ini peluang dan periode emas Golkar untuk dipimpin sosok sekelas Bambang Seosatyo dan Ridwan Hisjam. Asal jangan Airlangga lagi,” pungkasnya.
MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…
MONITOR, Jakarta — Sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mendorong pengusaha dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan bantuan Rp80,215 miliar untuk pemulihan sarana dan prasarana pascabencana…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperkuat pengawasan dan pelindungan terhadap…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja untuk memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi…